(Taiwan, ROC) Kasus Lee Ming-chih dianggap melakukan subversi kekuasaan bagi pemerintah Daratan tiongkok sehingga ditahan di penjara ChiShan kota Yiyang Provinsi Hunan, istri Lee telah memperoleh surat pemberitahuan dari pihak pemerintah Daratan Tiongkok, walaupun belum menerima ijin masuk dari Daratan Tiongkok, namun pada hari ini memutuskan untuk membesuk suaminya.
Tim penyelamat Lee Ming-chih dan sekjen Taiwan Association for Human Rights(TAHR), Eeling Chiu menyampaikan bahwa pada tanggal 29 Januari 2018 istri Lee telah menerima surat pemberitahuan dan bermaksud membesuk suaminya. Eeling Chiu mengatakan, keputusan yang dibuat sangat mendadak sehingga tidak ada yang mendampinginya.
Eeling Chiu(邱伊翎) mengatakan, “karena selama masa kurungan penjara, bahkan dikurung di Daratan Tiongkokpun sesuai dalam aturan hukum semestinya mengizinkan anggota keluarga membesuk tahanan, hanya saja sebelumnya tidak diketahui ditahan di manakah. Kemarin Lee Ching-yu telah menerima surat pemberitahuan dari penjara ChiShan, menginformasikan kepadanya bahwa Lee Ming-chih ditahan di penjara ini agar dapat dikunjungi, dia juga tidak dapat memastikannya apakah surat laksana perjalanan bagi warga Taiwan ke Daratan Tiongkok masih berlaku atau tidak, dia mengatakan ini adalah haknya, maka ia tetap akan mencoba.”
Wakil ketua MAC Chiu Chui-cheng mengemukakan, keluarga korban menyampaikan kali ini akan berangkat sendiri, walaupun tidak didampingi oleh petugas Yayasan Interaksi Antar Selat (SEF), namun pihaknya akan mengantar ke bandara internasional Taoyuan, memberikan bantuan check-in dibandara, tetap berkomunikasi lebih lanjut. SEF meminta Asosiasi pengusaha Taiwan di provinsi Changsha untuk menjemput dan mendampingi pihak keluarga. Ia menekankan sementara ini yang dikuatirkan adalah ijin masuknya, namun membesuk adalah hak asasi maka pihak Daratan Tiongkok tidak ada alasan menolak diharapkan Lee Ching-yu dapat membesuk suaminya.
Lee Ming-chih ditahan karena melakukan subversi kekuasaan negara, pada tanggal 28 Nopember 2018 menjalani sidang pertama, divonis kurungan penjara selama 5 tahun, kehilangan hak politik 2 tahun dan saat sidang berjalan menyatakan tidak akan naik banding.
Namun pagi hari saat Lee Ching-yu tiba di bandara dan check-in, pihak maskapai memberitahu kepada Lee Ching-yu belum memiliki dokumen izin masuk sehingga tidak dapat boarding, walaupun memiliki surat pemberitahuan dari penjara ChiShan, pihak maskapai tetap meminta Lee Ching-yu untuk mengurus surat resmi terlebih dahulu