(Taiwan, ROC) – Pengadilan Negeri Taipei pada hari ini mengadakan simulasi peradilan jaksa sipil non ahli hukum ikut serta pengadilan pidana. Ketua Yuan Judisial, Hsu Tzong-li (許宗力) dalam sambutan pembukaan mengatakan, masyarakat ikut serta dalam peradilan menunjukkan 2 arti, pertama, melalui kesempatan masyarakat ikutserta, membuat proses peradilan semakin terbuka dan transparan, juga agar keputusan Hakim dapat lebih dekat dengan masyarakat, dan tidak membuat selisih yang terlalu besar atas pengertian hukum di masyarakat; Kedua, melalui keikutsertaan yang bertanggung jawab ini, mendidik masyarakat lebih mengerti dan semangat dari hukum. Ini akan sangat membantu pengetahuan dan kedekatan dengan hak asasi manusia dan kemasyarakatan, juga pada tingkat tertentu dapat merespon ketika kepercayaan pada hukum menjadi menurun.
Hsu Tzong-li mengatakan, Yuan Judisial pada bulan November tahun lalu mengumumkan, “Rancangan Undang-Undang jaksa sipil non ahli hukum ikut serta pengadilan”. Setelah melalui berbagai penjelasan dan jajak pendapat, pada tanggal 23 Januari lalu telah menyurati dan diajukan pada Yuan Eksekutif. Beliau juga akan merencanakan secara nyata promosi jaksa sipil non ahli hukum ikut peradilan, salah satu inti penting diantaranya adalah simulasi peradilan. Dikarenakan dalam penyusunanya banyak memiliki perbedaan dengan aturan peradilan tradisional, maka sangat perlu diadakannya simulasi peradilan agar para Hakim, Jaksa, Pengacara dan petugas terkait yang menggunakan aturan baru, dapat benar-benar mengerti isi dari sistem dan memperoleh pengalaman dan timbal balik. Selain itu, melalui rencana pengamatan Yuan Judisial pada jaksa sipil non ahli hukum, dapat memberikan masukkan yang berarti.
Hsu Tzong-ling mengatakan, “Rencana simulasi peradilan kali ini, sebernarnya tidak hanya salah satu kunci untuk memperdekat dan melihat sistem yang baik, tetapi juga kami ingin mewujudkan sebuah kekuatan baru jaksa sipil non ahli hukum. Melalui hal ini, kita dapat memperoleh pengalaman dan masukan berharga, analisi mendalam terhadap berbagai sudut pandang. Kami akan teliti dan hati-hati memeriksa seluruh mode jaksa sipil non ali hukum, apakah masih perlu dilakukan perbaikan.”
Pengadilan Negeri Taipei melangsungkan simulasi peradilan kasus kekerasan dan pembuhan rumah tangga. Hari ini diadakan proses persiapan dan pemilihan jaksa sipil non ahli hukum, dan besok 30 Januari dilaksanakan pengambilan keputusan. Usai serangan pada peradilan, diambil keputusan berasalah atau tidak dan bagaimana dihukumnya oleh jaksa sipil non ahli hukum bersama dengan Hakim. Pada tanggal 31 Januari akan diadakan simposium atas simulasi yang dilaksanakan.