(Taiwan, ROC) Peninggalan sejarah reruntuhan Shishanhang adalah salah satu dari 8 reruntuhan peninggalan sejarah penting Taiwan, tahun ini bertepatan dengan tahun ke 60 ditemukan dan dinamakan peninggalan sejarah, untuk itu Museum Shishanhang mengelar “Pameran klasik 60 tahun peninggalan sejarah Shishanhang”menampilkan proses sejarah selama 60 tahun ini dari ditemukan hingga pembangunan dan pengoperasian museum ini pengalian reruntuhan peninggalan sejarah Shishanhang, diantaranya ada 12 benda temuaan sejarah yang untuk pertama kali Kementerian Kebudayaan memasukkannya ke dalam kategori benda peninggalan sejarah penting, memberikan kesempatan pada dunia luar untuk lebih mengenal peninggalan bersejarah ini.
Shishanhang yang berlokasi muara sungai air tawar di Bali, jarak antara pemilik Shishanhang masih hidup hingga sekarang berkisar antara 500 hingga 1800 tahun, barang sejarah yang digali keluar berupa peralatan tembikar, besi, kuburan dan benda-benda penting peninggalan sejarah yang dalam sejarah kebudayaan Taiwan dikategorikan dalam masa sebelum jaman besi, memastikan dalam sejarah Taiwan memiliki penduduk dengan teknologi pembuatan besi.
Shihsanhang dipastikan sebagai peninggalan sejarah pada tahun 1957 oleh professor jurusan arkeolog Universitas Nasional Taiwan, Lin Chao-qi, tahun 1959 Arkeolog Shi Zhang-ru membawa siswa-siswanya melakukan penggalian pertama. padasaat pembangunan limbah pabrik Bali tahun 1990 – 1992, warga setempat dan para arkeolog turut berpartisipasi dalam upaya penggalian menjaga peninggalan sejarah dan berhasil mengali keluar banyak benda-benda sejarah seperti kepingan tembikar, peralatan besi dan batu serta lainnya.
Dari begitu banyak benda-benda sejarah terdapat 12 benda sejarah yang diresmikan oleh Kementerian Kebudayaan sebagai “peninggalan sejarah penting”dan kali ini kembali dipamerkan dalam pameran klasik 60 tahun peninggalan sejarah Shishanhang, memamerkan gagang perunggu, lingkaran dan kepingan kaca, tembikar dan lainnya yang menunjukkan bahwa penduduk pada jaman itu sudah memiliki standar keahlian tertentu dalam hal seni dan pembuatan tembikar salah satunya adalah tembikar bentuk wajah manusia yang tahun lalu baru diperbaharui oelh seorang ahli ternama dari Museum Louvre, Paris sehingga citra benda sejarah kembali muncul.