(Taiwan, ROC) Menghadapi tekanan Daratan Tiongkok terhadap Taiwan? Saat menerima wawancara Presiden Tsai Ing-wen menyampaikan, tiada ada satu orangpun yang dapat mengabaikan kemungkinan, hal ini memicu beberapa anggota legislator mengajukan sikap perhatian terhadap pernyataan tersebut dan menayakan pandangan dari Kemenhan Feng Shih-kuan
Sehubungan dengan hal ini Menhan Feng Shih-kuan mengatakan, “Kita tidak boleh gampang lupa semestinya yang lebih utama adalah bersikap waspada dan hidup damai sentosa, dalam pandangan demikian, semua masyarakat awan sepakat dan kompak, terlebih-lebih untuk militer lebih dipersiapkan dengan pelatihan yang matang.”
Anggota kaukus KMT Tseng Ming-chung(曾銘宗) meminta Menhan untuk memberikan keterangan yang lebih menyeluruh, jika terjadi perang antar selat dan tindakan apa yang akan diambil? Feng Shih-kuan menjawab, dalam sidang pembahasan ini tidak bisa memberikan keterangan untuk pertanyaan hipotetis.
Sekjen partai KMT Lee Yen-hsiu(李彥秀) juga menginterpelasi Menhan Feng Shih-kuan terkait ketegangan antar selat, apakah merasakan tekanan Daratan Tiongkok semakin besar semasa jabatannya? Feng Shih-kuan menjawab, Menhan terus mendapatkan tekanan besar, akan tetapi masih kuat mempertahankan perdamaian perairan laut Taiwan.
Juru bicara Kemenhan Chen Chung-ji (陳中吉) mengatakan, “Terhadap ancaman dari luar, senantiasa selalu siaga dengan penanganan yang efektif, baru dapat menjamin stabilitas dan keamanan nasional, ini menjadi hal utama yang terus kami lakukan, masa lalu, sekarang dan masa depan juga demikian, bertekad pada posisi sendiri agar masyarakat baik masa liburan semi maupun hari biasa juga tetap merasakan hidup yang damai dan sentosa.”
Juru bicara Kemenhan Chen Chung-ji (陳中吉) mengatakan, “Berdasarkan ketentuan kesiagaan kemiliteran dalam kondisi darurat, diyakini dalam hal ini militer juga diakui oleh masyarakat, juga meminta agar masyarakat dapat tenang, segala yang terkait telah kami persiapkan dengan sempurna.”
Di sisi lainnya, perihal pihakDaratan Tiongkok yang mengumumkan kekuatan militer baru tim armada Angkatan Laut di Laut Tiongkok Selatan, Chen Chung-ji mengatakan, kekuatan militer baik pesawat, armada, pihak Kemenhan akan mempelajari kekuatan pihak lawan untuk memperkuat pertahanan nasional.