(Taiwan, ROC) Walaupun dalam bidang teknologi 4G, Taiwan mendapat peringkat ratusan di dunia, menurut Narlabs atas dasar spesifikasi teknologi komunikasi 4G dari Uni telekomunikasi internasional(ITU), beranggapan teknologi 4G belum sempurna sehingga jika perusahaan Taiwan yang mendesak untuk mengejar ketertinggalan ini masih memiliki kesempatan besar.
Narlabs beranggapan untuk membantu perusahaan Taiwan segera dapat mengatasi masalah ini, pada hari ini(22) mengumumkan membentuk jaringan nikabel tercepat 4G LTE(Long Term Evolution) yang harus dipatenkan, diparkirakan pada akhir tahun ini akan dikumpulkan lebih dari 6.000 paten esensial standar komunikasi 4G, diterjemahkan, juga ditawarkan kepada perusahaan agar dapat memahami keunggulan paten 4G dan selanjutnya membangun teknologi 5G yang kompetitif.
Berdasarkan Narlabs yang telah memegang lebih dari 3000 standar inti paten 4G, dilihat dari jumlah yang ada urutan Taiwan berada di bawah Amerika, Daratan Tiongkok, Korea, Jepang dan Finlandia dan Swedia, menduduki urutan ke-7 peringkat dunia, namun jumlah hak paten secara menyeluruh belum mencapai 2%.
Analis Lai Ming-feng dari Narlabs, divisi kebijakan sains dan teknologi mengatakan: “Kami akan maju selangkah untuk mengamati produsen utama, dilihat hingga akhir tahun lalu, masing-masing dengan hak paten mereka, Amerika dengan Qualcomm, Korea dengan Samsung, Daratan Tiongkok dengan Huawei, memiliki inti hak paten penting terbanyak, jika digabungkan dengan Nokia, InterDigital dan Ericsson, 6 perusahaan ini akan menguasai setengah untuk kekuatan teknologi 4G dunia.”