(Taiwan, ROC) Tahun kemarin Yuan Eksekutif menyetejui program “Pengembangan Tenaga Berbakat Industri Kebijakan Baru ke arah Selatan” berharap dapat mengembangkan sumber daya dan membina tenaga berbakat untuk industri kebijakan baru ke arah selatan, Kementerian Pendidikan saat ini tengah merencanakan “media pelatihan kerjasama antara pelajar asing dan industri” yang diperkirakan pada Maret mendatang sudah dapat dijalankan.
Dari data Kementerian Pendidikan memperlihatkan, untuk tahun ajaran ini pelajar asing dari negara-negara yang menjadi target kebijakan baru ke arah selatan berjumlah 38.233 orang, dibandingkan dengan tahun ajaran sebelumnya yang hanya 35.052 pelajar bertambah 5.181 orang atau meningkat lebih dari 15%. Selain itu data statistik juga memperlihatkan, setelah pelajar asing ini lulus, jumlah yang bekerja dan terus menetap di Taiwan juga mengalami peningkatkan, tahun 2016 sudah ada 2.730 orang.
Ketua divisi pembinaan pendidikan Antar Selat dan Internasional dibawah naungan Kementerian Pendidikan, Bi Cu-an menyampaikan program “Pengembangan Tenaga Berbakat Industri Kebijakan Baru ke arah Selatan ”Yuan Eksekutif memiliki 4 arahan utama yaitu pengembangan sumber pelajar internasional, Pendidikan dan pelatihan tenaga berbakat industri kebijakan baru ke arah selatan, memperkuat mata rantai negara-negara yang menjadi target dan pembinaan keahlian keturunan imigran baru. Guna memperkuat partisipasi perusahaan dalam pelatihan Pendidikan industri kebijakan mengarah baru ke Selatan dan Kementerian Pendidikan mempromosikan program kerja sama magang antara pelajar dan perusahaan di Taiwan, diharapkan pada bulan Maret mendatang media pelatihan kerjasama antara pelajar asing dan industri”.
Bi Cu-an mengatakan, “Saya rasa membina tenaga berbakat untuk industri merupakan hal yang sangat penting, namun bagaimana setelah dilatih? Pelayanan apa yang akan dilakukan setelahnya? Setelah Anda memberikan beasiswa, pelatihan lalu bagaimana? Untuk itu hal ini yang harus dikerjakan agar para pelajar memiliki kesempatan berlatih dan peraturan yang ada, di mana ada kesempatan magang, di mana ada kesempatan kerja, ini baru dapat menggabungkan menjadi satu dan menjadi informasi keseluruhan.”
Bi Cu-an mengatakan, saat ini tidak membatasi jenis usaha apa yang dapat bergabung dalam platform ini, Kementerian Pendidikan berharap melalui platform ini dapat memberikan kesempatan untuk pelajar Tionghoa Perantau yang setelah lulus bisa mendapatkan pekerjaan dan tinggal di Taiwan atau pulang ke tanah air untuk bekerja di perusahaan Taiwan.