History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

BOFT Usung Program Teknologi Permesinan Pintar di Negara-Negara Sasaran Kebijakan Asia Selatan Baru Senilai NT$ 100 Juta

  • 17 January, 2018
  • Editor
BOFT Usung Program Teknologi Permesinan Pintar di Negara-Negara Sasaran Kebijakan Asia Selatan Baru Senilai NT$ 100 Juta
BOFT Usung Program Teknologi Permesinan Pintar di Negara-Negara Sasaran Kebijakan Asia Selatan Baru Senilai NT$ 100 Juta

        (Taiwan, ROC) – Guna memperluas pangsa pasar seiring dengan Kebijakan Menuju Asia Selatan Baru yang tengah diusung oleh pemerintah, Departemen Perdagangan Luar Negeri Kementrian Perekonomian atau BOFT pada hari Rabu tanggal 17 Januari mengumumkan 6 program kerja utama yang akan dilakukan pada tahun ini. Salah satunya adalah menggelar pameran tentang keunggulan dan performa Taiwan di India dan Thailand, dimana pameran tersebut juga akan disesuaikan dengan kondisi keunikan masing-masing negara. Selain itu BOFT juga akan memperkenalkan keunggulan permesinan pintar yang dimiliki oleh Taiwan, dengan dana anggaran sebesar NT$ 100 juta, yang akan dipergunakan untuk mendorong program pembangunan kerjasama bidang permesinan pintar atau robot di India, Indonesia, Thailand dan Vietnam. Hal ini dimaksudkan agar keunggulan sistim permesinan pintar Taiwan dapat lebih dikenal oleh negara-negara sasaran Kebijakan Menuju Asia Selatan Baru tersebut.

        6 program kerja utama yang diusung oleh BOFT antara lain memperbesar pameran produk keunggulan dan performa Taiwan, mengundang para calon konsumer internasional agar dapat membeli produk Taiwan, mempromosikan produk dari negara-negara Asia Tenggara untuk dijual di Taiwan, memperkuat platform media sarana hubungan kolaborasi luar negeri, memberikan bantuan dan perundang-undangan terkait dalam mendorong perindustrian 5+2, melakukan kerjasama dengan pihak Jepang untuk membuka pasar di negara ke tiga dan mencari solusi pemecahan masalah yang menjadi halangan dalam hubungan perdagangan antar negara-negara sasaran Kebijakan Menuju Asia Selatan Baru.

        Dalam pameran tentang keunggulan dan performa Taiwan, pihak BOFT menjelaskan bahwa hasil pameran tahun lalu dinilai cukup baik, namun masih terdapat sedikit ketimpangan pada bagian peserta pameran yang dirasa tidak terintegrasi, sehingga menyebabkan pameran yang tidak terfokus kepada satu tujuan. Untuk itu pihak BOFT pada tahun ini selain tetap melaksanakan berbagai pameran di luar negeri, namun akan ditata dan memberikan pemahaman kepada peserta pameran agar dapat sejalan terintegrasi, serta menambah negara lokasi pameran yakni India dan Thailand.

        Kepala Bidang Pembangunan Perdagangan BOFT Ho Li-fen mengatakan, “Disesuaikan dengan proyek permesinan pintar, kami telah menyusun sebuah program pengembangan permesinan luar negeri, dimana meliputi negara lokasi pameran berkelas internasional, antara lain India, Indonesia, Vietnam dan Thailand. Kita akan melakukan interaksi pertukaran perindustrian, promosi media dan lain sebagainya, agar turut mampu memperkenalkan keunggulan dan performa baik yang kita miliki. Di beberapa negara tersebut, juga terdapat serikat yang terdiri dari calon pembeli produk mesin. Kami akan melakukan kerjasama dengan serikat tersebut untuk menggelar 16 kegiatan pameran, memperkenalkan keunggulan yang kita miliki, memberikan pelayanan dan juga melakukan pertukaran kerjasama dengan para pembeli.”

        Berkenaan dengan platform media pertukaran perdagangan luar negeri, pihak BOFT menjelaskan bahwa saat ini telah terdapat lebih dari 50 ribu produk Taiwan yang telah ditawarkan di dalam jaringan platform tersebut, dan diharapkan mampu terus bertambah hingga mencapai 200 ribu jenis di kedepannya.

Komentar

Terbarumore