(Taiwan, ROC) Suatu peternakan bebek di Kabupaten Yunlin dikonfirmasi terinfeksi virus flu burung H5N2 bersifat sangat patogen, mengakibatkan dibasminya 3.915 ekor bebek, demikian diumumkan Dewan Pertanian (COA), Minggu.
Bebek-bebek tersebut dibasmi Minggu pagi di suatu peternakan di Desa Dongshih dan ladang tersebut segera didisinfeksi usai pembasmian, jelas Biro Inspeksi dan Karantina Binatang dan Tumbuhan dibawah COA melalui suatu keterangan pers.
Ini adalah kasus flu burung terdaftar keenam di Taiwan sejak memasuki 2018 dan keempat di Yunlin, tutur diputi direktur-jenderal Shih Tai-hua (施泰華), menambahkan bahwa sejumlah 69.668 ekor unggas di berbagai pelosok Taiwan telah dibasmi akibat infeksi flu burung dalam dua pekan pertama 2018.
Menurutnya, penyebaran flu burung biasanya memuncak antara Januari dan April setiap tahun, maka kalangan peternak hendaknya meningkatkan pemeriksaan kebersihan serta kesehatan unggas di ladang masing-masing, dan melaporkan kematian unggas tak normal secepat mungkin untuk mencegah penyebaran penyakit menular antar unggas tersebut.