(Taiwan, ROC) Bandar udara terbesar di Taiwan yaitu Bandara Internasional Taoyuan telah menyiapkan berbagai strategi untuk melayani kedatangan dan keberangkatan penumpang yang jumlahnya diperkirakan melampaui ratusan ribu pada liburan Hari Raya Imlek pertengahan Februari depan.
Bandara Taoyuan saat ini melayani sekitar 110.000-120.000 penumpang per hari, tapi sepanjang dua tahun silam, jumlah penumpang per hari pada masa liburan Hari Raya Imlek telah melampaui 130.000 orang, tutur Lee Jian-kuo (李建國), juru bicara Taoyuan International Airport Corp. (TIAC) selaku operator bandara.
Lee memprediksi bahwa untuk tahun ini, puncak lalu lintas di bandara akan terjadi pada satu atau dua hari sebelum Malam Hari Raya Imlek yang jatuh pada 15 Februari.
Menurut data terbaru dari Administrasi Penerbangan Sipil (CAA), Bandara Taoyuan melayani sejumlah 44,88 juta penumpang pada 2017, bertambah 6% dibandingkan setahun sebelumnya, melampaui kapasitasnya sebanyak 10 juta penumpang.
Untuk pertama kali dalam sejarahnya sepanjang 37 tahun, jumlah penumpang tahunan di Bandara Taoyuan melampaui 40 juta orang pada 13 Desember, 2016, dan meningkat lagi menjadi 42,3 juta pada akhir tahun.
Tapi, jelas TIAC, kapasitas dua terminal yang berfungsi hanya mencapai 34 juta penumpang per tahun, yang meskipun ditambah dengan naiknya kapasitas Terminal 2 setelah selesainya proyek ekspansi pada 2018, Bandara Taoyuan tetap tidak akan mampu menangani dengan cepat meningkatnya volume penumpang.
Menangani kecenderungan ini, lanjut TIAC, Bandara Taoyuan sedang membangun Terminal 3 yang kontruksinya dijadwalkan diselesaikan akhir 2020.