(Taiwan, ROC) Administrasi Penerbangan Sipil (CAA) sedang meneliti berbagai strategi yang akan diadopsi untuk merespon digunakannya rute penerbangan baru oleh Daratan Tiongkok yang telah melanggar perjanjian penerbangan dengan Taiwan.
CAA melaporkan, Daratan Tiongkok meluncurkan rute penerbangan baru pada 4 Januari, menggunakan rute M503 yang berdekatan dengan garis tengah Selat Taiwan, dan juga rute utara W121, W122 dan W123, tanpa berkomunikasi dulu dengan Taiwan.
Oleh karena telah melanggar perjanjian penerbangan antar Selat Taiwan yang ditandatangani Maret 2015, CAA telah berusaha menghubungi pihak Daratan Tiongkok namun sampai sekarang belum meraih reaksi apapun.
Menurut CAA, rata-rata 20 penerbangan dilaksanakan oleh empat maskapai penerbangan Daratan Tiongkok per hari dengan menggunakan rute penerbangan baru bersangkutan. Keempat maskapai penerbangan tersebut masing-masing Dragonair, Hong Kong Airlines, China Eastern Airlines dan Xiamen Airlines.