History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Daratan Tiongkok Terapkan Rute Penerbangan M503 Presiden Tsai : Tidak Bantu Kestabilan Kawasan

  • 05 January, 2018
  • Editor
Daratan Tiongkok Terapkan Rute Penerbangan M503  Presiden Tsai : Tidak Bantu Kestabilan Kawasan
Rute Penerbangan M503

(Taiwan, ROC) Daratan Tiongkok secara sepihak menggunakan M503 untuk rute penerbangan utara dan rute penghubung terkait, Presiden Tsai Ing-wen hari Jumat (5/1) secara khusus dalam artikel di twitternya mengemukakan, hal ini tidak akan membantu kestabilan kawasan seharusnya dihindari. Taiwan akan tetap terus menjaga status quo, Tsai juga menghimbau semua pihak untuk saling bergandengan tangan dan berupaya.

Daratan Tiongkok pada tanggal 4 Januari tiba-tiba mengumumkan penggunaan M503 rute penerbangan utara dan rute penerbangan penghubung terkait lainnya, untuk hal ini Dewan Urusan Daratan Tiongkok (MAC), Kementerian Pertahanan dan instansi terkait lainnya semua tidak setuju dan beranggapan Daratan Tiongkok belum mendiskusikan hal ini langsung menyerbu garis kawasan timur, mengancam pertahanan keamanan Taiwan. 

Presiden Tsai Ing-wen hari Jumat melalui twitternya mengemukakan, kestabilan hubungan antar selat Taiwan berpengaruh penting terhadap kestabilan kawasan, belakangan ini Daratan Tiongkok sering melakukan kegiatan militer dan menggunakan rute penerbangan M503 dan lainnya secara sepihak, hal ini tidak membantu kestabilan kawasan sehingga harus dihindari. Taiwan akan tetap terus mempertahankan situasi sekarang dan menghimbau berbagai pihak untuk bersama-sama mengusahakannya.

Saat menjawab email dari Central News Agency, pejabat Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat yang tidak bersedia disebutkan namanya mengungkapkan ketidakpuasan mereka terhadap pihak Beijing yang tidak terlebih dulu berkonsultasi dengan Taiwan mengubah rute dan peraturan penerbangan sipil. Pejabat ini menyampaikan, tidak setuju terhadap segala tindakan yang dilakukan secara sepihak untuk merubah situasi antar selat Taiwan, dan juga mendorong agar Beijing dan Taipei mengadakan pembicaraan konstruktif atas dasar harkat dan martabat, bersamaan dengan itu ia juga menunjukkan bahwa isu-isu terkait dengan keselamatan penerbangan sipil kedua belah pihak antar selat Taiwan harus diputuskan oleh kedua belah pihak dalam sebuah dialog. 

Komentar

Terbarumore