(Taiwan, ROC) – Jumlah penderita infeksi influenza telah menembus 100 ribu orang. Para ahli memperingatkan bawah Taiwan memasuki “waktu ramai flu”. Perdana Menteri (PM) William Lai (賴清德) pada hari ini saat di Yuan Eksekutif mengatakan, saat ini didalam negeri tengah memasuki waktu ramai flu. Vaksin flu publik tahun ini berdasarkan anjuran Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tentang jenis virus. Meski belum mencapai jenis virus yang diperkirakan, namun masih harus melakukan perlindungan untuk mengurangi tersebarnya penyakit atau bahaya kematian.
William Lai mengatakan, tahun baru imlek sebentar lagi, beliau meminta Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan (MOHW) memperkuat persiapan dan mengawasi kondisi penyakit.
Juru bicara Yuan Eksekutif Hsu Kuo-yung (徐國勇) mengatakan, “Jenis vaksin dalam negeri untuk tahun ini sesuai dengan virus dan saran dari WHO, meski tidak yakin dapat memprediksi secara akurat jenis penyakit saat ini, setidaknya vaksin dapat melindungi dan mengurangi resiko penyakit atau kematian. Dikarenakan puncak flu terjadi di sekitar tahun baru imlek, diminta MOHW sesuai dengan rencana dan instansi terkait dan pemerintah setempat, memantau situasi epidemi, obat antivirus, lembaga atau instansi sekolah, medis dan segala sumberdaya untuk meningkatkan kewaspadaan dan bersama-sama bekerja sama perkuat persiapan.”
Terhadap masalah wabah flu burung, PM juga meminta agar terus memantau perkembangan flu burung dunia dan memperkuat pengawasan peringatan dalam negeri serta melakukan pencegahan dan peninjauan yang sesuai dengan bahaya yang ada. Selain itu juga memberlakukan tugas pencegahan di setiap pemerintah daerah.
PM juga mengingatkan, industri perunggasan yang mendistribusi dan pencegah penyakit, diharapkan keduanya saling memenuhi agar lebih efektif. Beliau meminta Dewan Pertanian lebih aktif membimbing stukturnya, membangun lingkup produksi dan pemasaran yang baik. Pada saat bersamaan, meningkatkan keamanan peternakan untuk dapat mengatasi masalah epidemi yang semakin serius di masa mendatang dan secara bertahap menghilangkan virus yang tersembunyi di area peternakan, terutama pembentukan dan pelaksanaan di area peternakan.