(Taiwan, ROC) – Di bawah hubungan antar-selat yang belum membaik, jumlah turis Daratan Tiongkok ke Taiwan sepanjang tahun lalu menurun menjadi sekitar 1,89 juta orang. Meski jumlah rombongan berkurang, namun turis backpaker (tanpa agen perjalanan) justru meningkat. Jumlah turis backpaker tahun lalu, telah melebihi pengunjung rombongan, dan ini merupakan angka tertinggi selama 9 tahun pemerintah membuka kunjungan turis Daratan Tiongkok datang ke Taiwan.
Pada tahun sebelumnya, jumlah wisatawan yang datang ke Taiwan menembus angka tertinggi selama 3 tahun berturut-turut, jumlah pengunjung dari berbagai negara menunjukkan peningkatan yang berarti. Namun dikarenakan hubungan antar-selat yang belum membaik, turis Daratan Tiongkok ke Taiwan berkurang sekitar 760 ribu orang, sehingga hanya mencapai 1,89 juta orang di tahun ini, berkurang hampir 30%.
Pemerintah Daratan Tiongkok membatasi jumlah rombongan masyarakatnya pergi ke Taiwan. Selama paruh awal tahun kemarin, jumlah rombongan turis setiap bulannya tidak lebih dari setengah tahun sebelumnya. Namun pada bulan Agustus, jumlah wisatawan menunjukkan sedikit peningkatan dibanding dengan waktu yang sama pada tahun sebelumnya.
Dari segi backpaker, meski Daratan Tiongkok belum mengatur pembatasan, namun sepanjang tahun kemarin menunjukkan pengurangan dibanding tahun sebelumnya, dengan pengurangan yang tidak begitu besar. Hal yang perlu diperhatikan, jumlah turis backpaker Daratan Tiongkok ke Taiwan pada tahun lalu, merupakan yang terbanyak selama 9 tahun terakhir. Pertama kalinya melewati jumlah turis rombongan, yaitu sebanyak 1,05 juta orang, lebih banyak 840 ribu orang dibanding rombongan dan menjadi sumber terbaik untuk Taiwan.
Selain itu, berdasarkan data statistik Kementerian Dalam Negeri hingga akhir tahun 2017, diantara jumlah pendatang, Daratan Tiongkok menduduki jumlah terbanyak, diikuti oleh Jepang dan Hong Kong serta Makau. Kemudian, hasil dari promosi Kebijakan Baru ke Arah Selatan, jika dibandingkan tahun kemarin dengan tahun sebelumnya, diantara jumlah pengunjung yang datang ke Taiwan, turis dari Vietnam menunjukkan perkembangan yang berarti, sebanyak dua kali lipat. Peningkatan lainnya diikuti oleh turis dari Filipina dan Thailand.