(Taiwan, ROC) Institusi Riset Penelitian Chung-hw(CIER) pada hari Selasa ini tanggal 2 Januari 2018 mengumumkan Indeks Manajer Pembelian Manufaktur (PMI) Taiwan untuk bulan Desember 2017 mencatat 58%, secara berturut-turut menunjukkan perluasan selama 22 bulan, menjadi masa perluasan terpanjang; Indeks Manajer Pembelian non-Manufaktur (NMI) terdapat skala penurunan kecil hingga 53,3%. Ketua CIER Wu Chung-shu吳中書 menganalisa, walaupun kedua indeks terdapat angka berlawanan, namun masih dalam tahap perluasan, hal ini menunjukkan Taiwan masih dalam tahap yang stabil.
CIER pada hari Selasa ini tanggal 2 Januari 2018 mengumumkan angka PMI naik 0,8 pon hingga mencatat 58%, selama 22 bulan berturut-turut mengalami perluasan mencatat masa periode perluasan terpanjang, sementara angka NMI juga mengalami perluasan selama 10 bulan namun terdapat skala penurunan 0,1 poin dan mencatat 53,3%.
Yang patut diperhatikan adalah, mengamati opini dari produsen, diantara manufaktur untuk makanan dan tekstil terdapat penyusutan berkisar 15,5 poin, angka mencatat 48%; non manufaktur untuk perhotelan dan restoran serta real estate mengalami penyusutan.
Wu Chung-shu menganalisa, dilihat dari masa sekarang, opini produsen relatif konservatif, namun saat dipertanyakan opini mereka terhadap kondisi 6 bulan ke depan, mereka berpandangan ada kekuatan perluasan akan terus meningkat. Wu Chung-shu mengatakan, “saya mengambil contoh, usaha restoran dan real estate, kedua bisnis ini dengan kondisi berada di atas 50%, usaha restoran bahkan pada bulan sebelumnya dari penyusutan kemudian mengalami peningkatan, dengan skala lumayan tinggi, akan tetapi pandangan untuk 6 bulan ke depan, produsen beranggapan kondisi perkembangan demikian belum memungkinkan, kedua jenis usaha ini masih relatif konservatif, termasuk tahap penyusutan.”
Namun, Wu Chung-shu menekankan, walaupun di masa depan ada beberapa gangguan, akan tetapi PMI masih dengan kondisi perluasan, sementara NMI relatif menyusut hal ini berkaitan dengan transformasi struktur domestik.