History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Presiden: Jangan Kaitkan Pencemaran Udara Dengan Politik

  • 30 December, 2017
  • Editor
Presiden: Jangan Kaitkan Pencemaran Udara Dengan Politik
Presiden: Jangan Kaitkan Pencemaran Udara Dengan Politik

(Taiwan/ROC) --- Terkait akan meluasnya pencemaran udara Daratan Tiongkok yang semakin parah, Presiden Tsai Ing-wen (蔡英文) mengemukakan bahwa kesehatan merupakan aspek terpenting dalam masyarakat. Polusi udara jangan dikaitkan dengan politik, permasalahan ini seharusnya dapat diselesaikan oleh kedua belah pihak. Beliau berharap negara yang berada dalam kawasan ini dapat bersama-sama merembukkan konsensus, guna meminimalkan peristiwa yang merugikan kesehatan ini.

 

Pencemaran udara kini menjadi masalah yang semakin serius dan sebagian besar sumber dari polusi udara di Taiwan, diketahui berasal dari Daratan Tiongkok. Jepang dan Korea Selatan diketahui telah memulai perundingan dengan Daratan Tiongkok untuk membahas persoalan ini.

 

Terkait apakah perundingan lintas selat dapat dilakukan di tengah hubungan yang tidak harmonis antar keduanya, Presiden Tsai Ing-wen mengemukakan bahwa dengan tidak adanya pertukaran politik yang terjadi antar jajaran pemerintah, tetapi bukan berarti pertukaran sama sekali tidak dapat dilakukan. Pencemaran udara merupakan aspek terpenting bagi kesehatan masyarakat dan jangan dikaitkan dengan politik. Ini merupakan tanggung jawab bagi kedua belah pihak. Kepala Negara mengatakan, “Saya ingin secara khusus mengemukakan bahwa kesehatan merupakan aspek terpenting bagi masyarakat, dengan kata lain ini merupakan kesepakatan bersama. Jangan jadikan masalah polusi udara menjadi bagian dari politik. Ini murni menyangkut kesehatan. Oleh karena itu, ini merupakan polemik yang harus diselesaikan antar kedua pihak”.

 

Beliau melanjutkan bahwa Taiwan merupakan salah satu anggota dalam kawasan ini, bersedia untuk berpartisipasi dalam dialog dan kerja sama secara regional maupun internasional. Bagi negara tetangga yang menghadapi permasalahan yang sama, misalkan Jepang dan Korea Selatan, Taiwan bersedia untuk melakukan pertukaran pendapat. Ia juga mengharapkan dapat segera mencapai kesepakatan bersama, ditambah dalam menyelesaikan persoalan menyangkut kesehatan, yakni pencegahan pencemaran udara. 

Komentar

Terbarumore