(Taiwan, ROC) – Presiden Tsai Ing-wen (蔡英文) pada Kamis 28 Desember menghadiri upacara kenaikan pangkat angkatan bersenjata. Sebagai panglima tertinggi angkatan bersenjata, Presiden Tsai Ing-wen mengingatkan kembali kenangan pahit manisnya seorang tentara, meyakinkan bahwa perjalanan ini menjadi kebanggan yang terbaik.
Kepala Negara mengatakan, tahun 2017, angkatan bersenjata tidak hanya sukses melalukan latihan Han Kuang (militer), tetapi juga berhasil mendirikan pusat informasi militer, merakit pesawat patroli P-3C anti kapal selam dan membentuk kantor komando udara anti rudal. Beliau yakin atas usaha angkatan bersenjata dalam tugas pertahanan nasional.
Lebih lanjut Kepala Negara mengatakan, Daratan Tiongkok sangat sering melakukan pergerakan di kawasan Asia Tenggara dan telah mengganggu stabilitas dan keamanan regional. Taiwan sebagai pihak yang bersumbangsih dalam keamanan dan stabilitas regional, oleh karena itu meminta tentara untuk secara ketat memantau pergerakan tentara Daratan Tiongkok. Presiden juga sekali lagi menegaskan sikap Pemerintah dalam reformasi pertahanan nasional.
Kepala Negara mengatakan, “Lebih baik negara tidak ada pertempuran selama ratusan tahun, daripada tidak ada persiapan 1 hari. Selama ini, Daratan Tiongkok banyak melakukan pergerakan militer di kawasan Asia Tenggara dan telah mempengaruhi stabilitas dan keamanan regional. Sebagai salah satu negara di kawasan ini dan sumbangsih stabilitas dan keamanan, oleh karenanya angkatan bersenjata harus selalu mengawasi pergerakan tentara Daratan Tiongkok dan siap sedia mengambil tindakan yang diperlukan untuk menjamin keamanan negara dan stabilitas serta perdamaian regional.”
Selain meminta untuk persiapan pertahanan, Presiden Tsai juga sekali lagi menegaskan sikap pemerintah perihal reformasi pertahanan. Presiden mengatakan, pemerintah selain menambah 6 hal terkait tugas patroli kawasan tentara, kemudian masih akan memperbaiki lingkup kerja angkatan bersenjata, pembangunan dan pembaharuan tempat tinggal tentara serta perbaikan dasar utama dalam keamanan negara dan tugas utama pembangunan pertahanan negara yang tengah berjalan. Presiden Tsai juga tidak lupa mengingatkan para Jenderal yang baru diangkat untuk sebaik mungkin membagikan kebanggaan dengan keluarga dan menjalankan tugas menjaga keamanan negara di kedepannya.
Menteri Pertahanan (MND) Feng Shih-kuan (馮世寬) juga menegaskan kepada para tentara, pangkat yang dipasang di pundak mengartikan bahwa sebelumnya telah bertugas dengan sangat baik, bersamaan itu juga dalam kenaikan pangkat ini berarti mempunyai tanggung jawab yang lebih besar bagi negara.
Feng Shih-kuan juga melalui MND, tidak akan terpancing propaganda tentara Daratan Tiongkok dan meminta para tentara yang baru naik pangkat untuk harus memiliki pergerakan yang spesifik dalam melindungi negeri. Feng Shih-kuang mengatakan, MND dan instansi keamanan telah bekerja dengan baik. Jika menemui keadaan khusus, dengan segera merespon ke atas dan juga berterus terang pada masyarakat. Menteri MND menegaskan, baik tentara menghadapi masalah apa pun, pasti akan mengutamakan melindungi masyarakat dan bersedia berkorban.
MND mengatakan, upacara kenaikan pangkat ini meliputi 6 orang Letnan, 25 orang mayor, total 31 orang. Dalam upacara penyematan oleh Presiden Tsai Ing-wen yang juga dihadiri oleh para keluarga dan petinggi, berjalan dengan sangat khidmat.