History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Program Pengembangan Pendidikan Inovatif NT$ 4,4 Milyar Diluncurkan

  • 28 December, 2017
  • Editor
Program Pengembangan Pendidikan Inovatif NT$ 4,4 Milyar Diluncurkan
Program Pengembangan Pendidikan Inovatif NT$ 4,4 Milyar Diluncurkan

        (Taiwan, ROC) – Dalam upaya mengusung sistim pembelajaran yang berpusat kepada pelajar, Kementrian Pendidikan atau MOE pada hari Rabu tanggal 27 Desember mengundang beberapa universitas untuk dapat berbagi sistim pembelajaran terbaru kepada pelajar yang ada saat ini, untuk dapat melakukan studi lintas bidang. MOE menjelaskan bahwa Program Pengembangan Pendidikan Inovatif yang akan segera diberlakukan sejak tahun depan, diprediksi akan menghabiskan biaya senilai NT$ 4,4 milyar.

        Guna lebih mengaktifkan dan memperluas ruang belajar bagi para pelajar, sekaligus mengasah kemampuan mencari solusi mengentaskan masalah yang dihadapi. Kini banyak universitas yang berada di Taiwan yang telah melakukan terobosan untuk lebih menghidupkan sistim operasional institut pendidikan yang ada, misalnya dalam hal pencarian calon mahasiswa yang tidak lagi hanya dilakukan secara per jurusan, namun turut menggandeng seluruh jurusan yang ada di dalam institut terkait. Untuk mahasiswa sendiri juga diijinkan untuk melakukan studi lintas bidang dan jurusan, melakukan interaksi pertukaran dengan pihak lain, serta pihak sekolah atau universitas juga dapat memberikan gelar yang disesuaikan dengan pelajaran yang telah didapati.

        MOE menjelaskan bahwa untuk semester tahun depan diprediksi akan terdapat 19 universitas yang mencakup 33 institut pendidikan, akan membentuk pusat pengembangan pendidikan percobaan, guna mendorong sistim yang tengah diusung oleh pemerintah. Menteri Pendidikan Pan Wen-cung menyebutkan bahwa universitas yang ada di Taiwan tidak terlalu membutuhkan ragam jurusan yang berbeda, namun justru hasru mampu menciptakan sebuah lingkungan yang lebih efisien bagi para pelajar dalam mendapatkan ilmu.

        Pan Wen-cung mengatakan, “Dia akan berkembang di bidang yang digemarinya, setelah masuk ke dalam universitas, pelajar bebas melakukan perubahan. Sedapat mungkin untuk menghindari terjadinya contoh dimana pelajar harus menyelesaikan kuliah di jurusan yang tidak disukainya sejak awal.”

        Institut Kedokteran Universitas Nasional Yang Ming kini mempraktikkan sistim kesempatan pengambilan mata kuliah lintas jurusan untuk mahasiswa tingkat 1 dan 2. Hal ini diberlakukan guna memberikan kemudahan dan kesempatan bagi pelajar untuk dapat melakukan interaksi dengan sosial masyarakat di kemudian hari, misalnya dengan tersedianya mata kuliah bidang humanitas atau kulturalisasi bahasa dan penjabarannya.

        Wakil Menteri Yao Leeh-ter menyebutkan bahwa Program Pengembangan Pendidikan Inovatif akan mulai diberlakukan sejak tahun 2017 mendatang, dimana pihak universitas yang ikut serta dalam program tersebut harus menyediakan 50% dari jumlah dana total yang dibutuhkan, sehingga untuk tahap awal diprediksi pihak pemerintah akan menyediakan dana anggaran senilai NT$ 4,4 milyar.

Komentar

Terbarumore