(Taiwan, ROC) Susu bubuk yang diproduksi oleh perusahaan susu Lactalis, Perancis terkontaminasi virus Salmonolla mengakibatkan 26 kanak-kanak jatuh sakit dan produk ini sejak tanggal 10 Desember kemarin sudah mulai ditarik dari peredaran. Perusahaan Orient EuroPharma Co., Ltd., Standards Food dan Perusahaan Duan Qiang, 3 perusahaan yang mengimpor 8 jenis produk di mana 10 kali pengiriman produk susu bubuknya mengalami masalah dan pekan kemarin sudah ditarik dari peredaran.
Lactalis tanggal 21 Desember kembali mengumumkan akan menarik semua produk susu bubuk yang bermasalah, semua produk yang diproduksi oleh pabrik Craon pada bulan Februari lalu semua telah ditarik kembali. Dari pemeriksaan, 3 perusahaan di Taiwan yang mengimpor 7 jenis produk ada 110 ribu kaleng yang bermasalah, 68 ribu kaleng telah beredar di pasar, Badan Pengawasan Obat dan Makanan (POM) hari Jumat (22/12) juga kembali meminta untuk menarik kembali produk dari pasaran, jumlah dua kali impor produk yang terkontaminasi adalah 250 ribu kaleng.
Divisi Produk Pangan, POM, Tzeng Wei-tze mengatakan, “Jika dijumlahkan dua kali ini mencapai 250 ribu kaleng, produk yang sudah dipasarkan berjumlah 170 ribu kaleng, diminta untuk hari ini sebelum jam 12 malam sudah bisa menarik semua produk dari pasaran, apabila tidak dapat menarsik semua produk maka akan dikenakan sanksi sebesar 30 – 300 ribu NTD; produk yang berhasil ditarik kembali harus dimusnahkan, apabila tidak dimusnahkan maka akan didenda sebesar 60 ribu hingga 200 juta NTD.”
Produk yang harus ditarik dari pasar seperti produk makanan pelengkap bayi Ostricare, produk kesehatan keluarga Ostricare, susu bubuk bayi Neoangelac, susu anak SUPERCARE dan lainnya
Tzeng Wei-tze menghimbau konsumen untuk tidak lagi mengasup susu bubuk dan produk tersebut tadi dan menghubungi penjual untuk mengembalikan produk tersebut. POM mengemukakan, apabila terkontaminasi virus Salmonolla bisa menyebabkan diare, demam dan gejala lainnya namun suhu panas dapat mematikan virus ini sehingga masyarakat tidak perlu khawatir, ikutilah petunjuk menyeduh susu yang disarankanoleh Organisasi Kesehatan Dunia yaitu menggunakan air panas di atas 70 derajat Celsius baru menambahkan air dingin, dengan demikian dapat membunuh virus ini.