(Taiwan, ROC) Institut Ekonomi, Akedemia Sinica hari Jumat (22/12) mengumumkan perkiraan tingkat pertumbuhan ekonomi terbaru tahun ini sebesar 2,64% sementara untuk tahun depan dipengaruhi meningginya dasar tingkatkan ekonomi dan restrukturisasi ekonomi Daratan Tiongkok sehingga pertumbuhan ekonomi melambat sehingga perkiraan hanya sebesar 2,43%. Ini merupakan perkiraan angka yang paling optimis dari lembaga ekonomi yang ada sekarang ini.
Pakar menganalisa, kebutuhan global tahun ini kembali menghangat dan harga bahan bakar dunia stabil sehingga menggerakkan ekspor dan ekonomi negara kita untuk 3 kuartal pertama, Indeks Manajer Pembelian Manufaktur selama 21 bulan berturut-turut meningkat, pemesanan asing juga selama 16 bulan berturut-turut bertumbuh sehingga mengerakkan tingkat pertumbuhan ekonomi tahun ini; tahun depan terlihat akan terus menghangat namun karena tingkat dasar yang cenderung tinggi dan Daratan Tiongkok melakukan restrukturisasi ekonomi sehingga tingkat pertumbuhan melambat.
Salah satu peneliti Akademia Sinica, Chou Yeu-tien mengatakan, “Kelebihan kapasitas produksi telah jelas, jika Anda mau menyingkirkan kapasitas ini maka Anda harus mengurangi investasinya, misalkan dengan mengendalikan ekpansi pemberian kredit. Hal ini bisa memungkinkan beberapa BUMN akan mulai mengurangi jumlah karyawannya, yang mana mampu menciptakan gejolak sosial”.
Mengenai perkiraan secara rinci, Chou Yeu-tien mengemukakan, tingkat konsumen sipil tahun depan akan meningkat menjadi 2,12% sebagai respon dari adanya kenaikan gaji pemerintah; dengan adanya perencanaan promosi maka investasi swasta juga akan meningkat menjadi 2,8%, sementara pertumbuhan tingkat ekspor tahun depan sekitar 5,04%.
Lembaga-lembaga ekonomi lokal telah mengumumkan perkiraan pertumbuhan ekonomi tahun depan,
Institut Penelitian Ekonomi Taiwan (TIER) memperkirakan pertumbuhan ekonomi sebesar 2,3%, Institut Penelitian Taiwan sebesar 2,31%, Institut Penelitian Ekonomi Chunghua (CIER) sebesar 2,27% sedangkan perkiraan yang dikeluarkan Akademia Sinica sebesar 2,43% merupakan yang tertinggi untuk saat ini.