(Taiwan, ROC) Kementerian Sains dan Teknologi hari Jumat (22/12) mengumumkan, dalam kurun waktu 5 tahun mulai 2018 akan mengucurkan dana investasi sebesar 16 milyar NTD dengan pembagian alokasi pada Pusat Penelitian National Taiwan University, Cheng Chi University, National Chiao Tung University dan National Tsing Hua University dengan memilih 67 proyek perencanaa penelitian, 300 orang pakar Interlegensi Artifisial (AI), dengan sekuat tenaga mengembangkan kemampuan AI.
Untuk mengembangkan produk AI, Kementerian Sains dan Teknologi hari Jumat (22/12) mengumumkan proyek “Pusat Pakar Penelitian Inovatif AI” akan resmi berjalan pada tanggal 1 Januari 2018 dengan bekerja sama dengan pusat penelitian dari 4 universitas di mana untuk NTU bertanggung jawab dalam biotek medis dan teknologi AI, Universitas Cheng Chi lebih mengutamakan pada biotek medis, Universitas Tsing Hua bertanggung jawab dalam produk teknologi pintar sedangkan Chiao Tung bertanggung jawab untuk teknologi pelayanan pintar.
Wakil Menteri Sains dan Teknologi, Hsu You-jin (許有進) mengemukakan, ada 5 tujuan utama proyek inovatif ini yaitu membina tenaga berbakat, menciptakan lingkungan inovatif AI, penelitian dan pengembangan teknik muktahir, membangun pusat penilitian inovatif AI bertaraf internasional serta berhasil menetaskan dan membesarkan beberapa perusahaan AI untuk memastikan generasi Taiwan berikutnya tidak akan terkalahkan oleh negara lainnya.
Menteri Sains dan Teknologi, Chen Liang-qi (陳良基) mengemukakan, tahun ini adalah tahun pertama AI, diperkirakan 5 tahun mendatang akan semakin banyak produk AI yang dimatangkan dan mulai memasuki pasar, jika pada saat itu baru mengembangkan AI mungkin sudah terlambat; proyek kali ini memerlukan dana yang cukup tinggi yaitu mencapai NTD 16 milyar, namun jika dibandingkan dengan negara lain, angka ini tidaklah berarti tetapi dengan pemanfaatan peluang dan sumber yang ada serta berupaya keras untuk dapat meningkatkan produk AI.
Chen Liang-qi menyampaikan, akan memilih 67 proyek penelitian dari pusat penelitian, cakupan yang paling banyak adalah biotek medis sebanyak 21 proyek, ini memperlihatkan kalau biotek medis di masa mendatang akan sangat berguna, untuk itu NTU dan Cheng Chi yang bertanggung jawab atas penelitian biotek medis.