(Taiwan, ROC) – Induk perusahaan GeoSea yakni DEME Group adalah sebuah perusahaan bidang bahari taraf internasional yang telah memiliki pengalaman pengoperasian selama 150 tahun, sehingga GeoSea juga dikategorikan sebagai salah satu perusahaan handal bidang kelautan berkelas internasional.
CEO dari Perusahaan CSBC Cheng Wen-lon dan CEO dari Perusahaan GeoSea, pada hari Rabu tanggal 20 Desember menandatangani MoU kerjasama dalam bidang pembangunan teknologi bidang kelautan, pengadaan tim sumber daya manusia handal dalam bidang pembangunan pembangkit listrik tenaga angin lepas pantai, pembangunan fondasi dasar laut dan pelatihan SDM yang terampil.
Cheng Wen-lon menjelaskan bahwa pihak CSBC akan membangun kantor koordinasi tahap awal, dengan prediksi pengadaan listrik sebesar 8 MW hingga 9,5 MW listrik untuk setiap kapal pembangkit listrik tenaga angin atau kapal PLTA, serta membangun 2 buah kapal tongkang dengan ukuran masing-masing kapal sepanjang 140 meter, yang berfungsi sebagai kapal penunjang utama, dan pelatihan tim SDM yang professional untuk PLTA lepas pantai.
Cheng Wen-lon mengatakan, “Apa yang dapat kita bangun di dalam negeri tentu akan segera kami lakukan, kami juga akan menggunakan sumber daya dalam negeri. Untuk bagian yang tidak kita miliki, maka GeoSea sebagai salah satu perusahaan bertaraf internasional akan memberikan bantuan kepada kami. Maka dengan demikian, akan menjadi sebuah mata rantai kerjasama yang baik antara dalam dan luar negeri, sehingga selain mampu menyelesaikan semua target yang diharapkan, juga akan menjadi sebuah struktur yang tersistematiskan.”
CEO Perusahaan GeoSea Luc vandenbulcke menjelaskan bahwa pihaknya selama ini terus melakukan pembangunan bidang pengadaan listrik lepas pantai. Walaupun sebelumnya banyak pihak yang meremehkan apa yang tengah mereka lakukan, namun kini GeoSea mampu menjadi mitra usaha dengan Taiwan, yang diharapkan mampu menjadi sebuah contoh kemitraan yang baik dan dapat memperkuat pengadaan sumber listrik tenaga angin lepas pantai yang tengah diusung oleh pemerintah Taiwan.