(Taiwan, ROC) – Perdana Menteri Lai Ching-de pada hari Selasa ini tanggal 12 Desember 2017 menghadiri jamuan makan pagi yang digelar oleh Asosiasi Industri dan Niaga Taiwan(CNAIC). Ia mengharapkan agar kalangan pengusaha investasi di Taiwan dan meningkatkan pemberian upah agar SDM bertalenta tetap dapat dipertahankan.
PM Lai Ching-de mengemukakan, Yuan Eksekutif mengesampingkan segala kendala investasi dan dirinya membawakan pertemuan pembahasan investasi Taiwan, sehubungan dengan hal ini menyampaikan pihaknya siap sedia membantu menyelesaikan permasalahan yang dihadapi kalangan pengusaha, mengharapkan agar tetap melakukan investasi di Taiwan maka perekonomian di Taiwan baru dapat berjalan.
Selain itu, PM Lai juga meminta agar kalangan pengusaha, selain dapat menyesuaikan kebijakan pemerintah untuk pemberian kenaikan upah maupun gaji. PM Lai juga mengemukakan, angka pengangguran tahun lalu menurun hingga 3,75%, walaupun tidak mungkin diturunkan hingga 0, namun angka pengangguran di Singapura hanya mencatat 2%, Taiwan masih memiliki 175.000 tenaga kerja, sementara Daratan Tiongkok, Jepang dan Korea serta negara tetangga lainnya secara aktif menarik SDM Taiwan, maka diharapkan adanya koor
PM Lai Ching-de mengatakan, “Pemerintah mengesampingkan kendala investasi, kemudian kalangan pengusaha menyediakan lapangan kerja yang memadai, saya sangat yakin dengan kerjasama ini, maka tidak hanya dapat mempertahankan SDM juga berhasil mempertahankan SDM bertalenta tetap berada di Taiwan bersama-sama membangun perekonomian Taiwan, maka bisa mendapatkan keuntungan bagi kedua belah pihak.”
Perdana Menteri Lai Ching-de menambahkan, “terlebih-lebih adalah masyarakat mengharapkan selain adanya kenaikan upah,juga ada penambahan gaji, ini menjadi bagian yang mereka utarakan, saya juga mewakili masyarakat menyampaikan terima kasih. Saya terus beranggapan negara harus maju, wajib adanya koordinasi swasta dan pemerintah, secara bersamaan ada kerjasama dalam ketenagakerjaan, ini menjadi bagian utama yang hendak disepakati bersama.
Ketua pengurus CNAIC Lin Po-feng (林伯豐) mengutarkan, bersedia untuk berkoordinasi dengan kebijakan pemerintah, untuk gaji pokok setidaknya di atas dari 30.000 dolar Taiwan, masih ada bonus penambahan maka nilai pendapatan upah jauh melebihi dari gaji pokok yang ditentukan, akan tetapi pemberian upah hanya berpengaruh pada pekerja paruh waktu, diharapkan pemerintah dalam waktu 5 tahun ini tidak lagi melakukan perubahan kenaikan .