History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Pengurangan Penggunaan Pestisida Lahan Pertanian

  • 09 December, 2017
  • Editor
Pengurangan Penggunaan Pestisida Lahan Pertanian
Pengurangan Penggunaan Pestisida Lahan Pertanian

(Taiwan, ROC) Kasus telur terkontaminasi pestisida fipronil merebak di berbagai negara Asia dan Eropa juga menimbulkan resiko keamanan makanan akibat pestisida. Untuk mencapai target, kebijakan menurunkan separuh penggunaan pestisida kimia dalam kurun waktu 10 tahun, sehingga bahan pestisida rendah racun dan non-pestisida dapat menggantikan pestisida yang beresiko tinggi, selain itu agar petani dapat dengan mudah mengukur dengan tepat penggunaan pestisida.

 

Berdasarkan data statistik Dewan Pertanian (COA), untuk 3 tahun terakhir ini rata-rata penggunaan pestisida setiap 1 hektar lahan pertanian adalah 12,73kg, total penggunaan pestisida sebesar 9.139 ton. COA beberapa hari lalu mengumumkan, berharap untuk 10 tahun nanti penggunaan pestisida pada setiap hektar lahan dapat berkurang menjadi 6,3kg atau total penggunaan dapat berkurang hingga 4.570 ton.

 

Wakil COA, Chen Qi-zhong mengatakan,“Ini semua merupakan jumlah penggunaan pestisida utama kami, apabila anda mengetahui penggunaan yang banyak ditambah dengan produk pertanian yang beresiko tinggi maksudnya bagian produk yang beracun maka kita harus mengurangi setengah dari penggunaan pestisida.” 

 

Chen Qi-zhong (陳吉仲) juga membeberkan, selanjutnya COA akan menetapkan penggunaan pestisida berdosis tinggi seperti Gyphosate, Parquat atau Chlorpyrifos dan lainnya yang akan dimasukkan daftar yang diutamakan dalam target pengurangan 50%. Ia juga memberikan contoh, dulu orang beranggapan kalau buah strawberry adalah produk buah yang mengandung pestisida tinggi, namun buah strawberry yang ditanam di desa GuoHsing, Nantou hampir sepenuhnya organik, pasar pembudidayaan organik mendapat respon yang baik.

Komentar

Terbarumore