History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Upaya Arah Selatan FSC Tanda MoU Asuransi dengan Filipina

  • 08 December, 2017
  • Editor
Upaya Arah Selatan FSC  Tanda MoU Asuransi dengan Filipina
Filipina

Terpengaruh dengan Kebijakan Baru ke Arah Selatan, Financial Supervisory Commission (FSC) bersama dengan Badan Pengawas Asuransi Filipina menandatangani Nota Kesepahaman (MoU), setelah penandatanganan kedua belah pihak akan berdasarkan isi MoU memperkuat kerja sama pengawasan trans finansial. Hingga saat ini FSC telah menandatangani MoU dengan 14 Lembaga Pengawas Finansial dan 9 Negara. 

Ketua FSC, Gu Li-hong tanggal 19 Oktober lalu dalam rapat angota keuangan Yuan Legislatif menyampaikan, FSC telah menandatangani MoU perjanjian kerja sama pengawasan dengan 13 lembaga pengawasan dan 9 negara, akhir tahun ini berhasil menandatangani 1 MoU lagi.

FSC dalam pengumuman terbaru melaporkan, meneruskan penandatanganan MoU kerja sama pengawasan perbankan dengan Filipina pada Januari 2007, dalam pertemuan menteri ekonomi Taiwan-Filipina ke 23 berhasil menandatangani MoU kerjasama pengawasan asuransi yang merupakan MoU kedua di bidang pengawasan keuangan antara Taiwan dan Filipina.

FSC hari Jumat (8/12) mengemukakan, isi MoU adalah cara kerja sama dan cakupan pembagian informasi, pemeriksaan, kerahasiaan informasi, kesinambungan kerja sama dan lainnya, setelah penandatanganan MoU ini kedua belah pihak akan berdasarkan konten MoU meningkatkan kerja sama pengawasan finasial bilateral.

FSC menyampaikan, penandatanganan MoU kerja sama pengawasan asuransi Taiwan dan Filipina untuk menjamin dasar lintas batas kerja sama, selain kerja sama antara instansi utama kedua belah pihak, ini juga memberikan keuntungan bagi perluasan pasar industri asuransi Taiwan, sesuai dengan kebijakan baru ke arah selatan yang tengah dicanangkan pemerintah Taiwan.

FSC hingga sekarang ini telah menandatangani MoU dengan 9 negara yaitu Thailand, Singapura, Malaysia, Vietnam, Indonesia, India, Selandia Baru, Filipina dan Australia. Selanjutnya akan memperluas kerja sama dengan negara-negara yang menjadi target kebijakan ini serta saling meningkatkan pengamanan, pertukaran dan pengembangan finansial ekonomi bilateral. 

Komentar

Terbarumore