(Taiwan, ROC) – PM William Lai pada hari Rabu tanggal 6 Desember menghadiri upacara peresmian Bulan Pameran Data Informasi dan Komunikasi 2017. Presiden Tsai Ing-wen dan PM William Lai yang sangat peduli dan mendukung perkembangan industri terkait di kedepannya, maka pihak Yuan Eksekutif akan mengusung 3 Program Kebijakan, antara lain turut meliputi hal dana pembiayaan, perbaikan peraturan yang berlaku, dan pembangunan infrastruktur serta sumber daya manusia terkait. Dengan menggunakan program kebijakan yang diluncurkan, semua pihak diajak untuk melakukan pembangunan bersama dan pengadaan lingkungan kehidupan masyarakat yang leboh bersahabat. Maka diharapkan mampu menarik lebih banyak lagi minat para pakar ahli atau mereka yang ingin mewujudkan impian, untuk datang dan bersama dengan Taiwan menuju masa depan yang lebih gemilang.
Bulan Pameran Data Informasi dan Komunikasi, jika dihitung dari tahun pertama penyelenggaraan hingga saat ini, maka kegiatan pameran ini dengan dihitung mulai dari tahun pertama penyelenggaraan hingga kini telah berusia 46 tahun. Usia kegiatan pameran ini selain menjadi saksi bukti peran serta Taiwan dalam turut memperbaiki industri data, informasi dan komunikasi dunia. Dengan paduan kolaborasi dan kerja keras antara pemerintah dan pelaku industri terkait, yang kini juga telah menjadi faktor pendorong peningkatan perkembangan industri yang lain, telah menjadikan Taiwan termasuk dalam kategori negara dengan kondisi peningkatan yang masih terus berkelanjutan. Dalam kata sambutan bertajuk “Lembah Silikon Asia” yang diberikan oleh Presiden Tsai Ing-wen, jika ingin menargetkan Taiwan dalam kategori Negara Pintar, maka banyak indikator yang mendukung program pembanguan industri data informasi dan komunikasi yang dijalankan.
PM William Lai menjelaskan bahwa ke depannya Yuan Eksekutif akan menerapkan sistim “Jadikan Program Kebijakan pemerintah sebagai alat kerja dalam mendukung pembangunan industri data informasi dan komunikasi”. Sementara untuk masalah pendanaan dan biaya program, Lai menjelaskan jika dana anggaran bidang teknologi untuk tahun ini nyaris menembus angka NT$ 100 milyar, dimana mayoritas dialokasikan untuk bidang data informasi komunikasi dalam ruang lingkup instansi terkait.
PM William Lai mengatakan, “Mantan PM Lin Chyuan yang sebelumnya mengusung rancangan perbaikan bidang pengawasan industri perbankan, yang sempat disebut bagaikan kotak bertabur serbuk emas, kini berkas ada di Yuan Legislatif, dimana telah lolos dari rapat pembacaan tahap pertama dan kini tengah menanti pengagendaan waktu rapat berikutnya, sekaligus menjadi waktu diskusi dan negosiasi sesama legislator lintas partai. Kepala Dewan Pengawas Keuangan atau FDC, Wellington Koo yang turut menghadiri kegiatan upacara pembukaan pameran. Selain itu berkenaan dengan peraturan digitalisasi dan komunikasi serta pengaturan perusahaan telekomunikasi, pihak Yuan Eksekutif juga telah mengajukan rancangan perbaikan UU terkait ke Yuan Legislatif. Kami tentu berharap, setiap program selain memiliki dana anggaran, juga mampu membentuk UU untuk menjadi payung hukum pelaksanaan di kedepannyta.”
Selain yang tadi disebutkan, Yuan Eksekutif juga akan berupaya semaksimalnya dalam bidang pembangunan sarana infrastruktur, pelatihan sumber daya manusia. Hal ini juga turut mampu menciptakan sebuah lingkungan kawasan perindustrian yang bersahabat, ruang investasi yang inovatif. Dengan demikian, semoga mampu menjadi pemikat para SDM luar negeri untuk datang dan berkarya bersama Taiwan menuju masa depan.