History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Yuan Eksekutif berharap industri asuransi bisa masuk dalam Program Kebijakan Nasional

  • 04 December, 2017
  • Editor
Yuan Eksekutif berharap industri asuransi bisa masuk dalam Program Kebijakan Nasional
Wakil Perdana Menteri Shih Jun-ji (施俊吉)

(Taiwan, ROC) Forum Perkembangan Perekonomian dan Industri Asuransi 2017 digelar pada hari Senin tanggal 4 Desember. Wakil Perdana Menteri Shih Jun-ji (施俊吉) yang turut serta menghadiri upacara peresmian, dalam kata sambutannya menyampaikan bahwa jumlah total nilai aset dalam industri asurani kini mencapai angka NT$25 triliun. Dalam kondisi memiliki sumber daya yang sedemikan banyaknya, malah menghadapi kendala dimarginalisasikan, dimana juga menyebabkan jumlah prosentase investasi ke luar negeri mencapai angka 60%. Shih menjelaskan bahwa pemerintah kini tengah mengusung program indutri inovatif “5+2” dan program perawatan jangka panjang. Dengan kedua program tersebut, diharapkan dana aset yang dimiliki oleh perindustrian asuransi, juga dapat memainkan peran dalam Program Kebijakan Nasional.

Chairperson Institut Asuransi Taiwan Kuei Hsien-nung saat memberikan sambutan menjelaskan industri asuransi dalam kurun waktu satu tahun terakhir ini, terlihat mengalami gejolak pertumbuhan yang cukup besar, dalam data statistik terakhir di bulan Oktober, jumlah neraca pemasukan untuk asuransi bidang properti sendiri sebanyak NT$ 130,3 milyar, naik 7,4%; Untuk asuransi jiwa tercatat mencapai NT$ 2,78 trilyun, dengan prosentase pertumbuhan sebesar 9,5%; Dan untuk asuransi umum dan lainnya mencapai NT$ 24,45 trilyun, juga mengalami pertumbuhan sebanyak 8,2%.

Shih Jun-ji menyebutkan jika jumlah produksi bruto dari industri pelayanan perbankan di tahun 2016 mencapai NT$ 1,12 trilyun, menduduki sebanyak 6,6% dari Total GDP. Jika melihat cakupan kontribusi setelah pemotongan pajak, maka Industri perbankan hanya berada satu peringkat di bawah industri manufaktur dan grosir, yang juga menandakan pentingnya peran industri perbankan.

Shih Jun-ji mengatakan, “Dana aset dalam negeri tengah menghadapi masalah termarginalisasikan, menyebabkan angka investasi ke luar negeri mencapai lebih dari 60%. Pemerintah tengah mengusung program “5+2” bidang industri inovatif, yang bertujuan mempercepat langkah Taiwan memasuki jenjang reformasi industri yang lebih baik. Di saat yang bersamaan, diharapkan dana aset yang ada di dalam industri asuransi, dapat ikut berperan dengan masuk ke dalam Program Kebijakan Pembangunan Nasional yang dibimbing oleh pemerintah, sehingga dana aset dalam negeri tersebut juga mampu difungsikan semaksimalnya.”

Shih Jun-ji mengutarakan jika belum lama ini Dewan Pengawas Keuangan atau FSC juga telah membuka kesempatan dalam hal pengadaan perusahaan investasi tingkat nasional bagi perusahaan asuransi. Shih menegaskan guna menghadapi permasalahan akibat trend struktur sosial masyarakat di Taiwan yang cenderung menua, pemerintah telah mengupayakan keikutsertaan industri asuransi dalam bidang pemasaran dan pelayanan produk bagi golongan manusia lanjut usia, misalnya produk dana pensiun, asuransi perawatan jangka panjang, asuransi kesehatan yang terintegrasi dengan pihak rumah sakit dan panti jompo.

Komentar

Terbarumore