History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Kasus Lee Ming-che Istana Kepresidenan : Berdampak Serius Terhadap Hubungan Lintas Selat

  • 28 November, 2017
  • Editor
Kasus Lee Ming-che Istana Kepresidenan : Berdampak Serius Terhadap Hubungan Lintas Selat
Kasus Lee Ming-che

(Taiwan, ROC) Berdasarkan sebagian besar media memberitakan, Intermediate People's Courts kota Yueyang Provinsi Hunan pada hari Selasa 28 Nopember 2017, petugas lembaga swasta Lee Ming-che dipidana dengan kasus subversi kekuasaan. Lee divonis hukuman penjara 5 tahun, merampas hak kepentingan politik 2 tahun. Lee Ming-che tidak lagi melakukan naik banding.

Istana Kepresidenan pada pagi hari ini mengatakan, terkait kasus pengadilan Lee Ming-che, Istana Kepresidenan menekankan penyebaran demokrasi tanpa bersalah, mengimbau pemerintah Beijing semestinya melepas tahanan semenjak awal agar Lee Ming-chih dapat kembali ke Taiwan, Istana Kepresidenan mengatakan, kasus Lee akan berakibat buruk pada hubungan antar selat, terutama pada hubungan antar masyarakat Taiwan yang berpegang pada asas demokratis, sungguh disesalkan

  

Juru bicara Istana Kepresidenan Lin He-ming (林鶴明) mengatakan, “Terkait dengan warga kita Lee Ming-che dikarenakan peduli dengan pengembangan demokrasi dan masyarakat sipil Daratan Tiongkok, membagikan gagasan demokrasi malah divonis bersalah kasus subversi kekuasaan oleh pengadilan Daratan Tiongkok, pihak kami tidak dapat menerima, juga mengimbau kepada pemerintah Beijing segera melepas Lee Ming-che agar dapat kembali ke Taiwan,”

  

Kantor Urusan Daratan Tiongkok(MAC) mengatakakan, kepedulian Lee Ming-che terhadap pengembangan masyarakat sipil dan demokrasi, membagikan pendapat tentang demokrasi dan penyebaran melalui internet kepada masyarakat Daratan Tiongkok, sama sekali tidak menggangu ketentraman dan keamanan masyarakat Daratan Tiongkok, vonis yang dijatuhkan akan memperburuk hubungan lintas selat, pihak Daratan Tiongkok wajib membebaskan Lee Ming-che

  

Juru Bicara MAC Chiu Chui-cheng(邱垂正) mengatakan, “Terhadap hasil keputusan demikian, kalangan dari semua pihak kami tidak bisa menerima, sangat menyimpang dengan demokrasi, kebebasan dan nilai universal, hal ini akan memberikan dampak serius pada perkembangan hubungan lintas selat juga merusak citra baik Daratan Tiongkok. Kami meminta pihak Daratan Tiongkok segera membebaskan Lee Ming-che.”

  

Pada tahun ini semenjak 19 Maret Lee Ming-che masuk ke Guangdung dan tidak berhubungan dengan orang luar.  Kantor Urusan Taiwan pada tanggal 29 Maret melakukan penyelidikan kasus subversi kekuasaan yang dilakukan Lee Ming-che. Hingga tanggal 26 Mei, Kantor Urusan Taiwan Daratan Tiongkok, Dewan Keamanan Nasional Provinsi Hunan mencurigai dan menahan Lee atas tuduhan kasus tersebut. Kondisi Lee setelah 177 hari putus hubungan kontak, dan pada tanggal 11 September pihak Daratan Tiongkok membuka sidang mengadili Peng Yu-hua, Lee Ming-che atas kasus subversi kekuasaan, istri Lee beranggapan Lee Ming-che dipaksa untuk mengaku bersalah.

Tahun ini Lee Ming-che berusia 42 tahun pernah menjabat sebagai staf partai Demokrat Progresif(DPP) dan sekarang sebagai manajer akademik di Wenshan Community College, di masa jangka panjang rasa peduli pada perkembangan demokrasi masyarakat Daratan Tiongkok, melakukan pertukaran dengan kalangan masyarakat Daratan Tiongkok yang melawan pemerintah Beijing, menyebarkan konsep demokrasi kerap kali mengirimkan buku-buku tentang demokrasi dan kebebasan kepada sahabatnya berkewarganegaraan Daratan Tiongkok.

Komentar

Terbarumore