(Taiwan/ROC) --- Beberapa waktu lalu ada warga yang mengunduh foto “Queen Head” di Yehliu Geopark dalam media sosial dengan memberikan komentar bahwa terlihat leher dari kepala ratu semakin mengecil dan terlihat ada tanda retak sehingga merasa prihatin berapa tahun lagi sudah tidak bisa melihat kepala ratu ini, hal ini menimbulkan pembicaraan hangat.
Divisi Pengelola Pesisir Utara dan Wilayah Taman Nasional Gunung Guan Yin, Biro Pariwisata menjelaskan, retak pada “kepala ratu” sudah ada sejak awal bukan baru muncul, dijabarkan, dari sejarah proses terbentuknya kepala ratu ini bisa mengetahui penyebab keretakan yang ada sudah sejak dulu yang merupakan fenomeda dari gabungan batu kepala ratu itu sendiri.
Taman Yehliu Geopark mengemukakan, setiap setengah tahun sekali akan melakukan scan 3 dimensi, kepala ratu Yehliu berbobot 1300 kg dengan lingkar leher 126 meter, terbuat dari batu pasir yang memang termasuk rentan apalagi dipengaruhi dengan hembusan angin, terpaan hujan yang mengikis semakin membuatnya rapuh, tapi ini adalah fenomeda alam yang tidak dapat secara khusus membuatnya kokoh.