History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Hentikan Agresi Israel, Presiden SBY Sudah Menelepon Sekjen PBB

  • 17 July, 2014
  • Editor
Hentikan Agresi Israel, Presiden SBY Sudah Menelepon Sekjen PBB

   (RTI/ANTARA) - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengaku telah menelepon Sekjen Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Ban Ki-moon, Rabu (16/7) malam, guna membahas langkah-langkah diplomatik mengakhiri serangan Israel ke Jalur Gaza, Palestina.

   Saat menghadiri Peringatan Nuzulul Qur’an 1435H/2014M, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (16/7) malam, Presiden SBY menyampaikan, bahwa ia baru saja menelepon Sekjen PBB itu, dan sedang mencari waktu untuk bisa berbicara dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama.

   “Saya sungguh ingin para pemimpin dunia memiliki semangat dan komitmen yang sama untuk segera mengakhiri aksi kekerasan di Palestina, sehingga perundingan damai bagi kemerdekaan bangsa Palestina dapat dilanjutkan,” kata Presiden SBY mengenai upaya yang dilakukannya dalam menelepon tokoh-tokoh dunia itu.

   Sebelum ini, Presiden SBY juga telah menelepon Presiden Iran Hassan Rouhani, dalam kapasitasnya sebagai Ketua Gerakan Non Blok. “Alhamdulillah, Presiden Rouhani sangat setuju dengan posisi Indonesia menuju perdamaian dan keamanan di jalur Gaza,” ujarnya.

   Menurut Presiden SBY, pemerintah RI juga telah melakukan langkah-langkah diplomatik melalui berbagai forum, baik melalui  Organisasi Kerjasama Islam (OKI) maupun organsasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

   Ia menyebutkan, dalam forum PBB, Indonesia telah menggalang kerjasama dengan berbagai negara sehingga terselenggara Sidang Darurat Dewan Keamanan PBB pada tanggal 12 Juli 2014 lalu. Sidang Darurat itu, lanjut SBY, telah menghasilkan keputusan mendesak kedua pihak yang bertikai, untuk mencapai genjatan senjata.

   Menurut Presiden SBY, Indonesia menggarisbawahi empat hal menuju perdamaian dan keamanan di Jalur Gaza, yaitu: Pertama, aksi militer Israel harus segera dihentikan; Kedua, gencatan senjata harus segera dicapai dengan pengawasan PBB; Ketiga, aksi balas-membalas cycle of violence harus dicegah; dan Keempat, bantuan kemanusiaan kepada korban aksi militer, harus segera diberikan.

   Jika empat sasaran itu dapat dicapai, Presiden SBY menegaskan, Indonesia ingin agar perundingan damai menuju terbentuknya Palestina sebagai negara yang merdeka dan berdaulat dapat segera dilanjutkan.

Komentar

Terbarumore