History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

PM Lai: Taiwan Harus Lolos dalam Penilaian Tahun Depan

  • 22 November, 2017
  • Editor
PM Lai: Taiwan Harus Lolos dalam Penilaian Tahun Depan
PM Lai: Taiwan Harus Lolos dalam Penilaian Tahun Depan

        (Taiwan, ROC) – Sehubungan akan diselenggarakannya penilaian tahap ke tiga pada bulan November tahun depan untuk Organisasi Grup Pencegahan Pencucian Uang Asia Pasifik atau APG, Perdana Menteri William Lai pada hari Rabu tanggal 22 November memimpin rombongan yang beranggotakan beberapa menteri dan kepala pelaksana lembaga keuangan swasta lainnya, menggelar jumpa pers yang bertajuk “Tranparansi keuangan tuai pengakuan dunia +”, sekaligus menyampaikan sumpah janji dari pemerintah yang akan tetap berupaya keras untuk dapat lolos uji penilaian tahap ke tiga, sehingga mampu memperlihatkan ketegasan hati pemerintah dalam memerangi kasus pencucian uang di Taiwan. William Lai menegaskan bahwa dirinya berharap pemerintah dapat bekerjasama dengan masyarakat, dan membuahkan hasil yang baik untuk Taiwan sendiri.

         Dalam jumpa pers tersebut, selain Perdana Menteri William Lai, juga tampak hadir Wakil Perdana Menteri Shih Jun-ji, Menteri Kehakiman Chiu Tai-chan, Kepala Dewan Pengawasan Keuangan atau FSC Wellington Koo, Jaksa Agung Yen Da-ho, Kepala Kantor Pencegahan Kasus Pencucian Uang Yuan Eksekutif Tsai Pi-chun dan beberapa perwakilan lembaga perbankan dan keuangan. Kehadiran para pejabat tinggi dalam jumpa pers itu, guna menunjukkan kemantapan hati dari Taiwan untuk dapat lolos dalam penilaian tahap ke tiga APG yang akan digelar tahun depan.

        Dalam kata sambutannya, William Lai menjelaskan bahwa Taiwan adalah negara pertama yang berhasil lolos dalam penilaian APG, sehingga pada tahun 1997 berhasil masuk sebagai negara anggota dalam APG. Sementara di tahun 2007, Taiwan dikatagorkan ke dalam daftar nama negara yang diamati, sementara pada tahun 2011 dalam penilaian tahap ke dua masuk dalam kategori negara yang sangat perlu diamati. William Lai menyebutkan bahwa memang telah terjadi penurunan kinerja pada tahun-tahun sebelumnya, termasuk adanya pemberian sanksi dari negara lain terhadap lembaga keuangan Taiwan dan berbagai kasus keuangan yang terjadai di dalam negeri.

        Seiring dengan akan dilakukan penilaian pada November tahun depan, William Lai mengatakan, “Kami yang hadir pada hari ini menyatakan sumpah janji kami, kami berharap dapat lolos dari penilaian tahap ke tiga tahun depan, dengan target yang lebih beragam, maka tidak lagi hanya menjadi sebuah slogan semata, namun lebih mampu memiliki efektivitas yang lebih nyata. Tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah semata, namun diharapkan partisipasi dari seluruh masyarakat. Jika semua pihak dapat bekerja sama, maka saya yakin dan percaya kita akan berhasil.”

        William Lai menyampaikan jika Taiwan berhadil lolos dalam penilaian tersebut, maka mampu meningkatkan transparansi keuangan Taiwan dan membantu mempromosikan Taiwan masuk ke dalam jalur dunia internasional. Hal ini tentu juga akan membantu Taiwan dalam upaya ekspansi usaha ke dalam perdagangan global dunia.

Komentar

Terbarumore