(Taiwan, ROC) – Rapat Dewan Yuan Legislatif pada hari ini (21/11) memasuki pembacaan ketiga unit anggaran pemerintah pusat tahun 2017. Pembahasan dengan partai oposisi telah mencapai kesepakatan, hanya tidak sepakat pada “anggaran perawatan dan penutupan PLTN nomor 4”, pada saat itu partai oposisi setuju untuk diputuskan pada rapat dewan hari ini.
Terhadap biaya penutupan PLTN no.4, Fraksi Partai New Power (NPP) mengusulkan, dengan keputusan kebijakan energi yang bebas akan nuklir di tahun 2025, pemerintah tidak seharusnya menganggarkan biaya penutupan. Legislator partai NPP Huang Kuo-chang (黃國昌) juga dalam rapat dewan mempertanyakan akan anggaran perawatan aset sebesar 850 juta dolar Taiwan, dan meminta dihapuskan.
Huang Kuo-chang mengatakan, “Tahun kemarin telah menghapus 500 juta, disisahkan 850 juta. Tahun ini mereka gunakan biaya pengelolaan aset, dianggarkan 850 juta, sangat enak didengar. Katanya bukan penutupan PLTN 4, justru manajemen aset PLTN 4. Yang ingin kami tanyakan, jika manajemen aset dan penutupan mempunyai inti yang berbeda, mengapa tahun kemarin 850 juta, tahun ini juga 850 juta?”
Legislator Partai Kuomintang (KMT) Tseng Ming-chung (曾銘宗) beranggapan, anggaran ini dipakai untuk memastikan perlatan dan struktur terkait PLTN 4 dalam keadaan baik, apakah diaktifkan kembali adalah masalah lain. Legislator Partai Demokrasi Progresif (DPP) Huang Wei-cher (黃偉哲) juga mengatakan, jika biaya manajemen perawatan terkait dihapuskan, keamanan area akan timbul masalah, oleh karenanya DPP berharap tetap dianggarkan.
Huang Wei-cher mengatakan, “Biaya perawatan dan keamanan jika dihapuskan, akan menimbulkan pengaruh keamanan daerah PLTN. Baik radioaktif tinggi dari bahan bakal nuklir, maupun keamanan peralatan, tidak dapat dijamin. Bahkan mungkin dicuri, resiko biaya ini tidak ingin dirasakan masyarakat.”
Pada akhirnya rapat dewan memutuskan untuk pemungutan suara. Menolak masukkan Fraksi partai NPP dan meloloskan penghapusan anggaran 100 juta dolar Taiwan oleh partai DPP, dan anggaran tersebut selesai pembacaan ketiga.