History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

National Taipei University Of Bussiness Membuka 10 Kelas Bahasa ASEAN

  • 18 November, 2017
  • Editor
National Taipei University Of Bussiness Membuka 10 Kelas Bahasa ASEAN
National Taipei University Of Bussiness Membuka 10 Kelas Bahasa ASEAN

 (Taiwan/ROC) --- Guna menghadapi Kebijakan Baru Arah Selatan yang tengah dipromosikan pemerintah dan ditambah dengan kebangkitan dari Asia Tenggara serta naiknya permintaan akan bakat bahasa Asia Tenggara saat ini, National Taipei University Of Business pada tahun ini meluncurkan program perencanaan Bahasa ASEAN dan India. Program ini akan segera membuka pendaftaran perdananya pada akhir bulan November mendatang.

 

National Taipei University Of Business (NTUB) pada Jumat (17/11) mengemukakan bahwa seiring dengan bangkitnya ASEAN, menjadikan Bahasa Asia Tenggara menjadi pilihan sebagian besar orang untuk mempelajarinya. NTUB juga diketahui telah membentuk Pusat Penelitian Manajemen ASEAN dan mendukung khalayak umum untuk mempelajari Bahasa ASEAN dan Bahasa India.

 

Direktur dari Pusat Penelitian ASEAN NTUB Chang Hsu-hwa (張旭華) mengemukakan bahwa NTUB telah sedari dulu mendukung penuh akan Bahasa Asia Tenggara. NTUB juga telah lama menunjukkan kepeduliannya terhadap kaum imigran  baru di Taiwan. NTUB pada kali ini akan mengumpulkan 10 guru bahasa terbaik mereka untuk membuka kelas dan pada 23 Desember 2017 mendatang akan menggelar Forum Kewirausahaan ASEAN Muda, diharapkan hal ini dapat menjadi pondasi bagi Taiwan untuk mengembangkan sayapnya di pasar ASEAN.

 

Li San-cai (李三財) merupakan Kepala Eksekutif dari Pusat Penelitian ASEAN NTUB juga mengemukakan bahwa walaupun kini Taiwan mulai menunjukkan keseriusannya dalam menanggapi bangkitnya tren dari Asia Tenggara, dan beberapa Universitas telah membuka kelas bahasa, khususnya Bahasa Thailand, Bahasa Vietnam dan Bahasa Indonesia, tetapi jumlah peminat yang ingin mempelajarinya masih terbilang sedikit. Angka ini khususnya semakin menurun bagi peminat Bahasa Laos dan Kamboja. NTUB berharap agar dapat lebih komprehensif dalam mempromosikan minat belajar serta akan berperan sebagai jembatan penghubung antara masyarakat Taiwan dengan ASEAN.

Komentar

Terbarumore