History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Organisasi Dunia Mengkritik Emisi Karbon Taiwan

  • 18 November, 2017
  • Editor
Organisasi Dunia Mengkritik Emisi Karbon Taiwan
Organisasi Dunia Mengkritik Emisi Karbon Taiwan

 (Taiwan/ROC) --- Menurut pernyataan yang dikeluarkan oleh Organisasi Internasional German watch dalam Konferensi Iklim Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), bahwa kinerja konservasi energi dan pengurangan penggunaan karbon serta pengembangan energi terbarukan Taiwan tidak sebaik pada tahun-tahun sebelumnya. Para ahli mengemukakan bahwa Taiwan sendiri merupakan korban dari perubahan iklim dan mendorong pemerintah untuk lebih aktif lagi mendorong transformasi energi.

 

Germanwatch pada setiap tahunnya dalam Konvensi Kerangka Kerja Perserikatan Bangsa Bangsa Perubahan Iklim (UNFCCC) menengahkan kebijakan akan pelepasan emisi gas rumah kaca, pengembangan energi terbarukan, penggunaan energi dan pengurangan energi karbon mengumumkan laporan Indeks Indikator Perubahan Iklim. Mereka juga mendesak kepada setiap pemerintah di setiap negara untuk menerapkan langkah nyata dalam melakukan penghematan energi dan mengurangi penggunaan karbon.

 

Berdasarkan indikator untuk tahun 2018 yang dirilis pada Rabu (15/11) dipilih 57 negara dan memperlihatkan fakta yang mencengangkan dimana Swedia, Lithuania dan Maroko menunjukkan performa terbaik, sedangkan untuk negara di Benua Asia secara keseluruhan menunjukkan hasil yang buruk, tidak terkecuali Taiwan yang menduduki urutan ke 54. Hasil ini menurun dari peringkat 52 pada tahun lalu. Untuk Daratan Tiongkok, Jepang dan Malaysia mendapatkan penilaian sangat buruk. Secara keseluruhan hanya sedikit lebih baik dari Amerika Serikat, Australia dan Korea Selatan serta beberapa bagian kecil negara lainnya.

 

Jan Burck yang merupakan penulis dari laporan tersebut saat menerima wawancara bersama Central News Agency (CNA) mengemukakan bahwa semenjak tahun 1990 pelepasan emisi karbon Taiwan terus mengalami peningkatan, ditambah lagi dengan tingkat emisi karbon per kapita sangat tinggi. Dalam beberapa tahun terakhir, penggunaan energi juga meningkat pesat.

 

Ia menambahkan hanya dengan mengembangkan energi terbarukan dan meningkatkan keefektifan dari daya energi yang ada, maka mampu mengurangi konsumsi energi yang sia-sia dan menurunkan angka pelepasan emisi karbon. Pemerintah Taiwan menargetkan bahwa sebelum tahun 2025 maka akan mencapai angka 25 % untuk pengembangan energi terbarukan. Tekad dan ambisi merupakan salah satu jalan yang benar, walaupun masih terasa sanga sulit untuk merealisasikannya. Dan inilah yang juga menyebabkan mengapa angka pada tahun ini sedikit mengecewakan.

Komentar

Terbarumore