(Taiwan/ROC) --- Buku pertama “Buku Panduan Michelin Taipei” akhirnya akan diterbitkan pada musim semi tahun depan! Menjadi negara atau kawasan ke 13 dunia dan kota ke 30 dunia yang mengeluarkan pemandu restoran Michelin. Sedangkan sesuai dengan legenda Michelin yang harus melalui standar dan prosedur diikuti dengan beberapa hari lalu Presiden Regional Michelin, Bruno de Féraudy datang ke Taiwan dan bersama dengan Biro Pariwisata dibawah naungan Kementerian Perhubungan mengelar jumpa pers, satu persatu membuka kerudung misterius ini.
Buku Panduan Michelin (Le Guide Michelin) pertama kali diterbitkan oleh group perusahaan ban ternama Perancis, Michelin, sejak edisi pertama pada tahun 1900 hingga sekarang telah menjadi popular selama satu abad lebih. Salah satu yang dievaluasi adalah restoran dan penginapan dengan sampul buku berwarna merah, sehingga disebut “Buku Panduan Merah” (Le Guide Rouge) sedangkan untuk penilaian objek wisata mengunakan sampul buku warna hijau atau disebut dengan “Buku Panduan Hijau” (Le Guide Vert).
Sebenarnya buku panduan Michelin baru keluar dari negara asalnya pada tahun 1957 dan secara bertahap beredar di berbagai negara Eropa Barat, kemudian baru melintasi Samudra hingga ke Amerika Utara dan Benua Asia. Pada tahun 2007 Tokyo menjadi kota pertama di Asia dan juga menjadi kota ke 22 dunia yang berhasil menerima kehormatan untuk menerbitkan buku panduan merah, bulan Desember 2017 mendatang Thailand akan mengikuti Hongkong-Macau, Shanghai dan Singapura untuk menerima kehormatan ini.
Taiwan sendiri setelah tahun 2011 menerbitkan buku panduan hijau, selanjutnya pada musim semi tahun 2018 mendatang, Taipei akan mengeluarkan buku panduan merah, menjadikannya sebagai negara atau kawasan ke 13 dunia dan merupakan kota ke 30 dunia.
Presiden Regional Michelin, Bruno de Féraudy beberapa hari lalu tiba di Taiwan dan mengelar jumpa pers bersama dengan Biro Pariwisata untuk mengumumkan kabar gembira ini sekaligus menekankan, pemilihan kota mana yang layak mendapatkan kesempatan menerbitkan buku panduan merah. Selain mempertimbangkan kekompakan dalam alokasi sumber daya dari group perusahaan tersebut, selain harus memiliki ruang lingkup yang memadai untuk dinilai asesor, kota tersebut juga harus mencapai standar kemampuan penyajian makanan yang ditetapkan. Inilah sebabnya buku panduan merah yang diterbitkan hingga saat ini hanya 30 eksemplar.