(Taiwan, ROC) – Dewan Urusan Daratan Tiongkok atau MAC pada hari Rabu tanggal 15 November menggelar “Konferensi Internasional Prospek Kekuatan Struktural dan Kebijakan Politik Merujuk kepada Kongres Nasional Partai Komunis Daratan Tiongkok ke 19”. Konferensi tersebut turut mengundang para pakar ahli dari berbagai negara, untuk bersama membahas situasi politik Daratan Tiongkok seusai pelaksanaan kongres nasional ke 19. Kepala MAC Katharine Chang dalam kata sambutannya memaparkan jika hingga kini Taiwan masih tetap menunjukkan sikap yang bersahabat kepada pihak Daratan Tiongkok, dan mengharapkan masyarakat dunia dapat memberikan dukungan yang lebih terhadap cara dan kebijakan yang tengah dilakukan, sehingga mampu memperkuat kepercayaan Taiwan dalam hubungan antar selat yang akan tetap mempertahankan status-quo dan turut menstabilkan perdamaian yang ada.
Katherine Chang mengungkapkan bahwa sejak 20 Mei tahun lalu, berbagai sikap dan langkah yang dilakukan oleh pihak Beijing telah meningkatkan ketegangan dalam hubungan antar selat. Sementara Taiwan semakin memberikan ruang gerak komunikasi yang fleksibel, seperti yang disampaikan oleh Presiden Tsai Ing-wen bahwa justru memberikan sikap yang semakin fleksifel, yakni ‘Tidak merubah niat baik’, ‘Tidak merubah komitmen’, ‘Tidak kembali gunakan jalur konfrontasi’ dan ‘Tidak menyerah karena tekanan’.
Katherine Chang mengatakan, “Kami berharap dunia internasional mampu memberikan dukungan yang lebih di kedepannya, dan mengapresiasi program kebijakan yang diusung oleh Taiwan, sehingga kami juga semakin percaya diri dalam mewujudkan sikap mempertahankan status-quo dan turut menstabilkan perdamaian yang ada.”
Dalam akhir sambutannya, Kattherine Chang menjelaskan dalam Kongres Nasional ke 19, Sekjen Partai Komunis Daratan Tiongkok Xi Jin-ping telah beberapa kali menyebutkan kata ‘rakyat’ dan ‘kesejahteraan rakyat’, sementara Presiden Tsai Ing-wen juga menyinggung jika pemerintah memiliki tugas untuk mensejahterahkan rakyatnya.
Katherine Chang mengatakan, “Oleh sebab itu bisa memulainya dari sudut pandang yang sebenarnya memiliki nilai perspektif yang sama, semua pihak dapat menjalin mitra kerjasama. Kami harapkan pintu komunikasi dalam hubungan antar selat dapat segera terbuka, dimana tentu pintu komunikasi tersebut diharapkan tidak disertai dengan praduga politik apapun.”
Katherine Chang menjelaskan bahwa tahun depan, Reformasi Ekonomi Daratan Tiongkok akan genap berusia 40 tahun, sehingga diharapkan seiring dengan mulainya era yang baru, maka pihak Beijing juga bisa menunjukkan sikap keberanian dalam menghadapi reformasi, membuka pemikiran baru, agar kedua belah pihak dapat membangun kembali sikap saling percaya, jembatan interaksi yang kokoh, demi mensejahterakan rakyat kedua belah pihak, memajukan kawasan Asia Pasifik, menghentikan berbagai perseturuan dan mampu menjadi contoh pola konsep hidup berdampingan secara damai, dimana semua ini dipercayai juga sebagai harapan Asia Pasifik pada umumnya.