(Taiwan, ROC) Institut penelitian ekonomi Chung-hwa(CIER) pada hari ini(15) mengumumkan tren perkembangan ekonomi Taiwan secara menyeluruh untuk kwartal ke-3, untuk GDP tahunan semenjak prediksi lalu direvisi naik 0,1 poin menjadi 3,15%, dengan faktor utama dikarenakan perekonomian global yang memulih, terdapat fenomena pertumbuhan melaju dengan pesat; namun dikarenakan tahun ini Taiwan, kekuatan pemulihan dari permintaan internal dan eksternal tidak begitu kuat, meskipun terus memperluas, namun secara tahunan tetap berada di posisi pertumbuhan yang perlahan.
Ketua CIER, Wu Chung-shu mengatakan: tetap bertahan pada angka 3, semestinya bukanlah masalah yang besar, tentu saja pada akhir tahun lalu di kwartal dasar dengan satu faktor penyebab, namun sementara ini ekspor, permintaan internal dalam tahap pemulihan perlahan, meskipun tingkat pemulihan sangat tidak kuat, namun kami memperdiksikan pada tahun ini akan tetap berkelanjutan dengan kekuatan perluasan yang sama, semestinya ada kekuatan yang sewajarnya.”
CIER mengatakan, kali ini konsumsi dalam negeri, investasi swasta, output barang dan jasa, pertumbuhan input dibandingkan dengan sebelumnya direvisi naik, namun telah terlihat situasi pasif untuk investasi dan pertumbuhan dengan kondisi melambat, kondisi yang tersembunti di paruh akhir tahun; selain itu, pada tahun tersebut juga terdapat banyak faktor yang tidak stabil menghambat pertumbuhan ekonomi Taiwan, termasuk krisis geoplitik dan munculnya pertumbuhan pasar yang terhambat, ekonomi Daratan Tiongkok memperlambat persaingan industri antar selat, termasuk juga struktur pembagian tenaga listrik Taiwan yang semakin rapuh, memburuknya kondisi perdagangan bebas, CIER menekankan jika di akhir tahun, telah diberlakukan FTA Korea, hal ini sangat tidak menguntungkan bagi Taiwan.
Pada prakiraan bagian pengangguran dan harga barang, CIER dan Academia Sinica memiliki data yang sama, memprakirakan angka pengangguran tahun ini 3,98%; sementara harga barang dikarenakan harga sumber energi internasional sehingga skala kenaikan juga terbatas, untuk produk pertanian dengan harga mengalami penurunan, untuk angka harga konsumen tahunan(CPI) bertambah menjadi 1,52%.