Hari ini (5) Kementerian Luar Negeri (MOFA) Negara Republik Tiongkok mengundang duta besar dan perwakilan di Taiwan menjelaskan isi dari pertemuan “Wang-Zhang” dan hasil pertemuan ke-10 pejabat senior antar selat.
Representatif Uni Eropa Frederic Laplanche menaruh perhatian soal kemungkinan “Pertemuan Ma-Xi”, wakil menteri Dewan Urusan Daratan Tiongkok (MAC) Lin Chu-chia (林祖嘉) menegaskan, menurut kami APEC adalah tempat yang paling baik, karena Daratan Tiongkok dapat melihatnya sebagai urusan domestik, dua belah pihak bisa membaca menurut persepsi masing-masing.
Ia menyampaikan : Apabila presiden Ma dapat hadir di APEC, ini merupakan hal yang baik bagi kita, bagi Daratan Tiongkok, karena tahun ini APEC akan diselenggarakan di Beijing maka Daratan Tiongkok dapat membacanya sebagai urusan domestik, sehingga antar selat boleh memiliki persepsi yang berbeda, oleh karena itu kami menilai APEC adalah yang paling tepat.
Setelah usai rapat, Lin menjelaskan bahwa pihak Republik Tiongkok berharap dengan dasar persepsi masing-masing, masih ada fleksilibilitas namun Daratan Tiongkok sampai saat ini tetap tidak mengganggap APEC Beijing tahun ini sebagai urusan domestik, sehingga sampai saat ini masih belum menerima kemungkingan pertemuan Ma-Xi dilaksanakan di APEC.
Selain itu, mengenai usulan Daratan Tiongkok untuk dilakukan di tempat ke-tiga, Lin menjelaskan bahwa sampai saat ini pihak Republik Tiongkok masih belum mengerti apa yang dimaksud “tempat ketiga”? apakah itu Singapura, Amerika Serikat ataukah Hongkong? Oleh sebab itu, pihak Republik Tiongkok tetap menilai APEC adalah tempat yang terbaik untuk dilangsungkan pertemuan Ma-Xi, sampai saat ini masih belum ada pertimbangan yang lain.
Namun, Juru Bicara Kantor Urusan Taiwan Ma Xiao-guang (馬曉光) dalam jumpa pers hari ini kembali menyerukan bahwa mengenai tempat pertemuan petinggi antar selat ditentukan berdasarkan ajuan masing-masing, sedangkan untuk kepastian ditentukan melalui komunikasi antar selat.