History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Wilayah Angkasa Laut Timur, Presiden Serukan Gunakan Perdamaian Solusi Pertikaian

  • 05 March, 2014
  • Editor
Wilayah Angkasa Laut Timur, Presiden Serukan Gunakan Perdamaian Solusi Pertikaian
Gunakan Perdamaian Solusi Pertikaian

Rabu ini (5) Presiden Negara Republik Tiongkok Ma Ying-jeou (馬英九) saat menerima kunjungan tim pers “East-West Center” Honolulu, AS yang tergabung dalam Asia Pacific Center for Journalists menyampaikan, dalam hubungan internasionalnya Republik Tiongkok berharap mampu berperan sebagai pencipta perdamaian dan penyedia bantuan kemanusiaan. Dua tahun yang lalu karena munculnya pertikaian di kawasan Laut Timur, beliau menyerukan “Prakarsa Perdamaian Laut Timur”, bulan Februari yang lalu kembali menyampaikan “Seruan Keamanan Angkasa Laut Timur”, ini dilakukan untuk menghimbau semua pihak dapat menggunakan cara damai dalam menyelesaikan pertikaian. Kepala negara berharap semua pihak dapat berdiskusi “Kode Etik Laut Timur” guna mencegah kemungkinan bentrokan di kawasan itu.

Presiden Ma menyampaikan : Semua ini mengingatkan kepada semua pihak untuk menggunakan cara yang damai, berdasarkan Hukum Internasional menyelesaiakan pertikaian dan sebelum hal itu terjadi seharusnya dilakukan dialog bilateral, mengambil tindakan sementara, guna mencegah kemungkinan bentrokan meluas dan memanas. Pada prinsipnya kita berharap ada Kode Etik di kawasan Laut Timur, sebagai dasar untuk mencegah terjadinya bentrokan senjata atau yang lainnya.

Selain itu, Ma juga menuturkan, semenjak ia menjabat terus berusaha memperbaiki hubungan antar selat, sampai saat ini sudah ada 21 perjanjian yang ditandatangani, cakupannya cukup luas, penerbangan langsung dari yang semula tidak ada sekarang sudah ada lebih 118 penerbangan per hari, Menteri MAC Wan Yu-chi dan Menteri Kantor Urusan Taiwan Zhang Zhih-jun di pertengahan bulan Februari telah bertemu di Nangking ini adalah yang pertama semenjak pemerintahan dua belah selat terpisah 65 tahun, perairan antar selat dari yang semula adalah wilayah perang sekarang telah menjadi koridor perdamaian.

Dari sisi perekonomian, lanjut Ma, Taiwan berusaha menciptakan kondisi yang layak untuk ikut dalam integrasi ekonomi regional dengan harapan agar tidak termajinalkan dari kecenderungan jaman. Dalam beberapa tahun terakhir ini hubungan Taiwan-AS berkembang baik dengan pesat, kepercayaan mutulisme di tingkat pejabat tinggi sudah kembali pulih, Taiwan juga telah ikut dalam program bebas visa AS, beliau berharap hubungan kedua belah pihak dapat bergerak lebih maju.

Komentar

Terbarumore