Tanggal 4 Maret ini, presiden Amerika Serikat Barrack Obama dalam laporan bertajuk “Kebijakan Perdagangan Internasional 2014” kembali menyinggung Taiwan yang tidak menentukan kandungan maksimum Ractopamine pada daging babi telah mempengaruhi impor daging babi AS ke Taiwan.
Direncanakan dialog Perjanjian Kerangka Kerja Perdagangan dan Investasi Taiwan-AS (TIFA) akan dilaksanakan tahun ini di Washington, saat ini kedua belah pihak sedang melakukan pembahasan agenda rapat, sehingga setelah isu impor daging babi diangkat oleh Obama apakah akan menjadi salah satu agenda TIFA telah menarik perhatian banyak pihak.
Dalam laporan tersebut AS terus memberikan tekanan kepada Taiwan yang tidak membuka impor daging babi AS, dalam seruan kebijakan perdagangan internasional disampaikan, sampai saat ini Taiwan masih belum menentukan standar maksimal (MRL) kandungan Ractopamine daging babi impor, AS menilai Ractopamine adalah aditif makanan ternak, di tahun 2007 Taiwan juga telah mengevaluasi bahwa tidak ada bahaya kesehatan dan pernah menyampaikan kepada Organisasi Kesehatan Dunia (WTO) mengenai MRL Ractopamine daging sapi dan babi.
Selain itu juga menegaskan “kunci utama untuk membangkitkan perdagangan bilateral dapat dilakukan melalui mekanisme keamanan pangan yang ilmiah”, tahun ini AS akan terus memusatkan perhatian pada isu tersebut dan bersama Taiwan mencari jalan keluarnya.
Amerika juga berharap Taiwan dapat membuka secara keseluruhan impor daging sapi ternak AS.