Taipei (Taiwan-ROC) Beberapa hari lalu harta karun dunia “Giok Sawi Putih”dari Musuem Istana Nasional dibawa ke Jepang untuk dipamerkan, hari ini tanggal 11 Juli akhirnya diboyong kembali ke Taiwan untuk menebarkan sinarnya di Museum Istana Nasional, tidak sedikit pengunjung yang merasa gembira dan menyampaikan akhirnya “giok sawi putik” kembali muncul, sungguh sangat beruntung. Pihak NPM menyampaikan, setelah melalui pemeriksaan, keadaan giok sawi putih tetap sangat baik, tidak ada kelainan. Sedangkan peninggalan harta karun NPM lainnya yang tidak kalah menarik yaitu “batu berbentuk daging” yang saat ini masih dipamerkan di Kyushu Nasional Museum Jepang dan diperkirakan baru kembali tanggal 7 Oktober mendatang.
Giok Sawi Putih yang sempat bertengger selama 14 hari di Tokyo Nasional Museum yaitu dari tanggal 24 Juni hingga 7 Juli, sempat menarik lebih dari 150 ribu masyarakat Jepang. Setelah pameran berakhir, giok sawi putih dengan pengawalan ketat pada tanggal 9 Juli tengah malah kembali pulang ke Taiwan, setelah melalui proses pemeriksaan dalam ruangan khusus dengan suhu udara ditentukan selama 24 jam, pada tanggal 10 malam ukiran batu giok berbentuk sawi putih ini kembali menempati ruang 302 NPM dan pagi hari ini tanggal 11 Juli sudah dapat dijumpai pengunjung NPM.
Pihak NPM menegaskan, melalui pemeriksaan yang ketat dan rinci, keadaan giok sawi putih sangat baik. Kepala divisi benda-benda antik, NPM, Zhang Li-duan mengatakan : Sekarang sudah sesuai dengan metode pelestarian barang antic, setelah berdiam selama 24 jama di tempat penyimpanan, pihak bea cukai membukanya di tempat kami ini, setelah itu kami bersama dengan kepala bagian Tokyo Nasional Museum melakukan pemeriksaan, kami semua sangat lega, keadaan giok sawi putih sama baiknya ketika sebelum diboyong ke luar negeri dengan setelah kembali dari pameran, kami semuanya melihat keadaan sama persis, sama sekali tidak ada perubahan.
Melihat giok sawi putih kembali mucul, banyak wisatawan pengunjung NPM merasa sangat senang. Tidak sedikit wisatawan Daratan Tiongkok yang mengemukakan, melihat dekat giok sawi putih, ukirannya sangat bagus, hampir sama dengan sawi putih. Seorang wisatawan Jepang menyampaikan, ia tidak memiliki kesempatan ke Tokyo untuk melihat giok sawi putih, tidak disangka dapat melihatnya di Taiwan, ia menyampaikan giok sawi putih lebih indah dari yang ia bayangkan.