History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Presiden Ma Malam Ini Berangkat Mulai Kunjungan Kenegaraan

  • 23 January, 2014
  • Editor

Presiden Ma Malam Ini Berangkat Mulai Kunjungan Kenegaraan

Presiden Republik Tiongkok Ma Ying-jeou malam ini akan melakukan kunjungan ke negara sahabat Republik Tiongkok yang diberi nama “Kunjungan Sao Tome and Principe, Burkina Faso dan Honduras”. Pesawat khusus dari China Airlanes akan berhenti sementara di bandara Internasional Frankfrut, Jerman. Sedangkan penerbangan kembali dijadwalkan akan berhenti sementara di Los Angeles, Amerika Serikat dan akan tiba di Taiwan tanggal 30 Januari pagi.

Ini merupakan kunjungan perdana presiden Ma ke Sao Tome and Principe, selain akan bertemu langsung dengan presiden Manuel Pinto da Costa dan Perdana Menteri Gabriel Arcanjo Ferreira da Costa juga akan melihat langsung perkembangan bantuan dan program kerjasama yang diberikan Taiwan. Kemudian, delegasi melanjutkan ke Burkina Faso, walau hanya 5 jam, presiden Ma akan menemui presiden Blaise Compaore. Dalam kunjungan kenegaraan kali ini, adalah menghadiri upacara inagurasi presiden Juan Orlando Hernandez sekaligus melihat langsung hasil kerjasama Taiwan-Honduras.

Oleh karena ini adalah kunjungan perdana, kepala negara ke Sao Tome and Principe, media menanyakan apakah ada hubungannya dengan bantuan khusus ke negeri itu?


Kementerian Luar Negeri menegaskan, kebijakan diplomasi fleksibel presiden bukan bergantung kepada pendanaan bantuan, kerjasama dengan negara sekutu adalah didasari prinsip tertentu.

Juru Bicara Kao Anaa : Anda sekalian tentu mengerti, semenjak presiden Ma menjabat adalah mendorong kebijakan diplomasi yang fleksibel dan bukan menggunakan diplomasi pendanaan. Kerjasama interaksi kita dengan negara-negara sekutu sangat erat, hubungan persahabatan sangat kokoh. Kerjasama diplomasi adalah memegang teguh 3 prinsip yaitu, tujuan yang jelas, proses yang legal, pelaksanaan yang efektif, dengan didasari prinsip ini sebetulnya telah mendapat pengakuan dari pemerintah dan masyarakat negara sekutu.

Sedangkan untuk kunjungan ke Honduras, pejabat Yeh De-kui (葉德貴) dari Departemen urusan Amerika Latin dan Perairan Karabia menyampaikan, kunjungan presiden Ma ke Honduras hanya untuk mengikuti upacara inagurasi presiden Juan Orlando Hernandez dan tidak akan membahas kerjasama kedua belah pihak. Ia menambahkan, presiden Hernandez pernah berkunjung ke Taiwan dan teman lama presiden Ma, kehadiran dalam upacara inagurasi adalah karena undangan teman baik dan tidak ada kaitannya dengan putusnya hubungan diplomasi dengan Gambia.

Presiden Republik Tiongkok Ma Ying-jeou malam ini akan melakukan kunjungan ke negara sahabat Republik Tiongkok yang diberi nama “Kunjungan Sao Tome and Principe, Burkina Faso dan Honduras”. Pesawat khusus dari China Airlanes akan berhenti sementara di bandara Internasional Frankfrut, Jerman. Sedangkan penerbangan kembali dijadwalkan akan berhenti sementara di Los Angeles, Amerika Serikat dan akan tiba di Taiwan tanggal 30 Januari pagi.

Ini merupakan kunjungan perdana presiden Ma ke Sao Tome and Principe, selain akan bertemu langsung dengan presiden Manuel Pinto da Costa dan Perdana Menteri Gabriel Arcanjo Ferreira da Costa juga akan melihat langsung perkembangan bantuan dan program kerjasama yang diberikan Taiwan. Kemudian, delegasi melanjutkan ke Burkina Faso, walau hanya 5 jam, presiden Ma akan menemui presiden Blaise Compaore. Dalam kunjungan kenegaraan kali ini, adalah menghadiri upacara inagurasi presiden Juan Orlando Hernandez sekaligus melihat langsung hasil kerjasama Taiwan-Honduras.

Oleh karena ini adalah kunjungan perdana, kepala negara ke Sao Tome and Principe, media menanyakan apakah ada hubungannya dengan bantuan khusus ke negeri itu?


Kementerian Luar Negeri menegaskan, kebijakan diplomasi fleksibel presiden bukan bergantung kepada pendanaan bantuan, kerjasama dengan negara sekutu adalah didasari prinsip tertentu.

Juru Bicara Kao Anaa : Anda sekalian tentu mengerti, semenjak presiden Ma menjabat adalah mendorong kebijakan diplomasi yang fleksibel dan bukan menggunakan diplomasi pendanaan. Kerjasama interaksi kita dengan negara-negara sekutu sangat erat, hubungan persahabatan sangat kokoh. Kerjasama diplomasi adalah memegang teguh 3 prinsip yaitu, tujuan yang jelas, proses yang legal, pelaksanaan yang efektif, dengan didasari prinsip ini sebetulnya telah mendapat pengakuan dari pemerintah dan masyarakat negara sekutu.

Sedangkan untuk kunjungan ke Honduras, pejabat Yeh De-kui (葉德貴) dari Departemen urusan Amerika Latin dan Perairan Karabia menyampaikan, kunjungan presiden Ma ke Honduras hanya untuk mengikuti upacara inagurasi presiden Juan Orlando Hernandez dan tidak akan membahas kerjasama kedua belah pihak. Ia menambahkan, presiden Hernandez pernah berkunjung ke Taiwan dan teman lama presiden Ma, kehadiran dalam upacara inagurasi adalah karena undangan teman baik dan tidak ada kaitannya dengan putusnya hubungan diplomasi dengan Gambia.

Komentar

Terbarumore