History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Pertemuan Perikanan Ke III Taiwan-Jepang Dimulai

  • 23 January, 2014
  • Editor
Pertemuan Perikanan Ke III Taiwan-Jepang Dimulai
Pertemuan Perikanan Taiwan-Jepang Ke III

Tahun lalu Taiwan dengan Jepang menandatangani Perjanjian Perikanan, namun mengenai cara penangkapan masih belum ada kesepakatan antara kedua belah pihak. Hari ini (23) perwakilan intansi perikanan kedua belah pihak melangsungkan pertemuan yang ke-3 di Taipei. Taiwan diwakili oleh Sekretaris Kantor Urusan Hubungan Asia Timur Lo Koon-tsan (羅坤燦) sedangkan untuk Jepang diwakili oleh Kepala Kantor Interaksi Jepang Okada Kenichi. Pembicara dari Taiwan dipimpin oleh Direktur Jenderal Dewan Perikanan James Sha (沙志一) dan pembicara dari Jepang adalah penasehat urusan pertanian, perhutanan dan peternakan Miyahara Masanori.

Ketua asosiasi perikanan wilayah Suao Chen Chun-sen (陳春生) sebelumnya menyampaikan, cara operasi nelayan Jepang biasanya setiap 4 mil satu kapal, antara kapal yang ada di Selatan dan Utara dipasang tali pemanjang, sedangkan Taiwan 1 mil satu kapal, antara kapal yang ada di Timur dan Barat dipasang tali pemanjang, pola penangkapan jelas berbeda.

Dirjen Dewan Perikanan James Sha menyampaikan, Taiwan-Jepang harus segera menentukan cara penangkapan, apabila tidak maka bentrokan tidak dapat dihindari. Ia menyampaikan : karena ini berkaitan dengan kepentingan substansial, anda membuka jalan untuk kami tapi membatasi waktu kapan kami boleh jalan, tentu ini sangat tidak efektif, sehingga setelah kedua belah pihak bernegosiasi diharapkan keputusan yang diambil dapat diterima oleh semua pihak, dengan dampak yang paling kecil.

Menurut informasi yang ada, sudah ada kesepakatan di kalangan rakyat, untuk pihak Taiwan mungkin akan menggunakan cara 4 mil 1 perahu, ini bertujuan untuk memberikan kemudahan penangkapan nelayan Taiwan, namun keputusan akhir masih tetap harus menunggu. Dirjen juga menyampaikan, suara dari nelayan Okinawa Ryukyu cukup vokal dan telah mengganggu pemerintah pusat, apabila tidak diselesaikan dengan segera maka akan menimbulkan dampak yang tidak menguntungkan terhadap perkembangan untuk mencapai kesepakatan.

Komentar

Terbarumore