(Taiwan, ROC) – Teknologi pengembangbiakan bunga anggrek, buah-buahan, ikan kerapuh dan ikan hias, udang hias Taiwan sudah harum di industri pertanian dan peternakan dunia namun sangat disayangkan kemampuan teknologi ini terhenti di kalangan petani saja sehingga pasarnya kurang besar.
Guna memfasilitasi petani dalam negari, pemerintah berusaha untuk mengindustrikan teknologi pertanian dengan memilih 10 teknologi pertanian dan hewan yang berpotensi seperti vaksin hewan, biopestisida, produk lain ikan hias, makanan hewan peliharaan, tanaman unggul serta bibitnya yang kemudian bisa dikembangkan menjadi skala industri sehingga masuk dalam globalisasi, produk pertanian yang unggul, transformasi dan mengembangkan industri tradisional.
Juru Bicara Yuan Eksekutif Sun Lih-chyun (孫立群) mengutip : Sehingga semua keuntungan yang dulu, diberikan kepada para petani, sekarang kami berharap selain petani, mampu diindustrikan, ia dapat keluar dari Taiwan dan globalisasi.
Perdana Menteri Jiang Yi-huah (江宜樺) juga mendukung perluasan Taman Bioteknologi Pertanian tahap ke II dan memusatkan pengembangannya untuk mengindustrikan bioteknologi pertanian kemudian diintegrasikan dengan zona percotohan ekonomi bebas. Kemudian juga meminta kepada Menteri non portofolio Chiang Been-huang (蔣丙煌) dan instansi terkait untuk mendalami memasukan bioteknologi pertanian menjadi bagian dari rencana Pengembangan Teknologi Nasional atau menjadi bagian dari rencana Kebangkitan 6 Industri Utama.
Selain itu, PM juga memerintahkan Kementerian Ekonomi, Kementerian Teknologi dan Dewan Pengembangan Nasional untuk mempertimbangkan dibentuknya Dana Modal Ventura untuk pengembangan bioteknologi pertanian sekaligus meminta kepada seluruh kementerian untuk meningktkan anggaran industri terkait.