(Taiwan, ROC) – Hubungan perdagangan dan kebudayaan Taiwan dengan Uni Eropa semakin erat, walau perdagangan komoditas sempat terhenti dalam 1 dekade belakangan ini namun untuk perdagangan jasa tumbuh dengan stabil, bahkan lebih dari 1 kali lipat.
Dalam sebuah laporan yang dikeluarkan oleh Kantor Ekonomi dan Perdagangan Uni Eropa yang bertajuk “Perspektif bilateral Taiwan-Uni Eropa 2014” menunjukan hubungan kedua belah pihak semakin akrab.
Pertumbuhan perdagangan jasa sejak tahun 2002 yang semula hanya Euro 3,8 miliar sampai 2014 tumbuh lebih dari 100% yaitu Euro 7,95 miliar.
Selain itu, invetasi langsung Taiwan ke Uni Eropa di tahun 2011 yang semula hanya Euro 300 juta tumbuh dengan signifikan di tahun 2012 mencapai Euro 860 juta, walau demikian secara keseluruhannya angka ini masih terbilang rendah.
Representatif Frederic Laplanche menyampaikan, Uni Eropa adalah badan ekonomi terbesar dunia, juga memiliki 500 juta konsumen dengan daya beli yang tinggi, hubungan investasi antara Uni Eropa dengan Taiwan adalah bagian terpenting dari kerjasama bilateral, semoga ada pertumbuhan yang lebih banyak untuk bagian ini. Berdasarkan data perdagagnan, di tahun 2013 Taiwan menempati mitra dagang luar negeri yang ke-21, dibandingkan tahun 2012 naik 2 peringkat.
Ia juga menyampaikan, selain perdagangan, interaksi sipil kedua belah pihak juga positip, contohnya tahun lalu, dalam festival filem Taiwan-Eropa telah memutar 16 filem dari 16 negara anggota dan berhasil menarik minat lebih 18 ribu penonton.
Untuk kunjungan, pada tahun 2013 dibandingkan tahun sebelumnya, wisman asal Eropa yang berkunjung ke Taiwan naik 9% total 298.573 orang. Selain itu, kerjasama dua pihak juga semakin luas termasuk dibidang pengembangan teknologi, kemananan nuklir, dialog Hak Asasi Manusia, interaksi kebudayaan.