History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Presiden Ma : Negara Republik Tiongkok Adalah Negara Berdaulat Bukan Soal Merdeka

  • 02 July, 2014
  • Editor
Presiden Ma : Negara Republik Tiongkok Adalah Negara Berdaulat Bukan Soal Merdeka
Presiden Ma (Tengah depan)

     (Taiwan, ROC) Presiden negara Republik Tiongkok (ROC) yang memimpin delegasi kenegaraan dalam “Kunjungan Persahabatan” ke Panama saat ditanya oleh media soal apakah kebijakan antar selat pemerintah akan berubah apabila DPP mengambil aksi yang lebih tegas? Presiden menjawab, hubungan antar selat apabila ingin menunjukan sikap tegas, cara penyampaiannya belum tentu mengarah kepada Taiwan merdeka, hal ini tidak perlu harus ada dan disaat yang bersamaan juga tidak boleh, karena hal tersebut tidak mendukung perkembangan hubungan antar selat.

     Beliau menuturkan, semenjak menjabat, hubungan antar selat membaik dengan signifikan, penyebab utamanya adalah partai Kuomintang (KMT) tidak mendorong Taiwan merdeka. Saat menerima wawancara eksklusif kantor berita CNN, ditanya mengapa tidak mendeklarasikan Taiwan merdeka, presiden Ma menjawab, sejak negara ROC didirikan pada tahun 1912, adalah negara yang berdaulat, tidak ada negara yang mengumumkan kemerdekaanya 2 kali, merdeka bukan masalah utama.

     Presiden Ma menyampaikan : Pernahkan anda mendengarkan, suatu negara mendeklarasikan kemerdekaanya 2 kali? Negara Republik Tiongkok didirikan pada tahun 1992, sampai saat ini adalah negara yang berdaulat, kemerdekaan bukanlah masalah utama, tidak perlu melakukan penegasan lagi, ini sangatlah penting.

     Kepala negara menambahkan, apabila masalah ini tidak diselesaikan maka hubungan yang tenang antar selat akan sangat sulit, terutama ini bukanlah masalah pemerintah komunis, ini berhubungan erat dengan rakyat Daratan Tiongkok, karena berhubungan dengan emonsional suku.

     Sejak pemerintah pindah ke Taiwan sampai belakangan tahun ini, Taiwan boleh memilih presiden, legislatifnya, menyelesaikan urusan dalam negeri, “sehingga tidak perlu lagi memusingkan soal Taiwan merdeka atau sejenisnya”. Ma melanjutkan, apabila kita tidak mengerti betul masalah ini, apabila ingin menjalin hubungan baik yang berkesinambungan dengan Daratan Tiongkok tentu tidak akan mudah.

Komentar

Terbarumore