(Taiwan, ROC) Institut penelitian ekonomi Taiwan(TIER) pada tanggal 30 Juni mengumumkan rambu peringatan untuk industri manufaktur domestik pada bulan Mei, secara berturut-turut dalam waktu 3 bulan muncul rambu warna kuning–biru pertanda kondisi “melesu”, direktur pusat prakiraan iklim ekonomi TIER, Sun De-ming mengatakan, pada paruh awal tahun untuk industri manufaktur domestic dan ekspor menunjukkan kondisi stabil-stabil saja, lebih baik dibandingkan dengan tahun lalu, namun tidak begitu baik. Iklim ekonomi masih mengandalkan dukungan dari sisi industri finansial dan layanan jasa.
Pada komposisi proyek juga menganalisa, pada untuk industri peralatan mesin domestik pada bulan Mei mendapat pengaruh baik dari kondisi ekonomi global, yang membawa manfaat untuk pemasaran ke luar negeri, sehingga memberikan rambu kuning-merah menandakan kondisi ekonomi meningkat; penjualan mobil dalam negeri juga meningkat pesat, permintaan dari luar negeri terhadap komponen otomotif juga semakin bertambah, yang membawa prestasi industri pabrik meningkat, namun dikarenakan kekuatan peningkatan tidak sebaik bulan lalu, sehingga secara keseluruhan untuk rambu iklim pada produk otomotif dan komponen berwarna hijau yang menandakan kondisi stabil.
Untuk bagian komponen elektronik, penjualan panel terus bersaing dengan Daratan Tiongkok dan Korea Selatan, pabrik penghasil produk ini bergerak menurun secara bertahap, secara keseluruhan untuk komponen elektronik mendapat rambu warna kuning-biru bertanda melesu.
Selain itu, dalam negeri terdapat kelebihan kapasitas untuk baja, untuk industri logam dasar menyala rambu biru yang menunjukkan kondisi resesi; untuk pembuatan produk karet, minyak bumi dan batu bara dengan masing-masing rambu berwarna biru dan kuning-biru yang bertanda mengalami penurunan.
Analisa Sun De-ming, asalkan banyak mengekspor ke negara Eropa Amerika, seperti komponen elektronik dan komponen otomotif, masih menunjukkan kondisi stabil; namun untuk industri yang banyak dipasarkan ke Daratan Tiongkok, seperti baja dan jenis logam dasar, termasuk juga karet dan minyak bumi, hasilnya tidak bagus, di masa depan juga diprakirakan sulit untuk mendapat kinerja yang baik.
Analis dari Pusat ekonomi industri(IEK), Chen Chih-chiang memprakirakan, pada tahun ini secara perlahan untuk iklim ekonomi global akan memulih, seiiring dengan kondisi demikian manufaktur dalam negeri juga akan ikut dipengaruhi secara positif, akan menghasilkan perbaikan, namun adanya fluktuasi internasional, walaupun tidak parah, namun sulit melihat hasil baik yang signifikan.