Taiwan mengalami masalah kekurangan tenaga kerja dasar, untuk itu kementerian keuangan tengah melakukan penelitian terhadap dugaan “harga pasar tenag kerja” yang masih tidak dapat memenuhi kebutuhan tenaga kerja, dan membuka penggunaan tenaga kerja asing dengan batas atas 40%, terkait dengan program perencanaan ini paling cepat pada bulan April mendatang akan bersama dengan kementerian ketenagakerjaan untuk mempelajari kemungkinan ini.
Pejabat bidang industri menegaskan, beberapa tahun terakhir ini, tidak saja bagi industri elektronik maupun industri tradisional, semuanya mengalami kekurangan tenaga kerja dasar, untuk itu kementerian keuangan pada tahun 2013 meninjau batas atas persentase penggunaan tenaga kerja asing dari 35% ditingkatkan menjadi 40%. Tetapi pejabat tersebut mengemukakan, ketika merekrut tenaga kerja dalam negeri, perusahaan harus memberikan gaji rata-rata sesuai dengan peraturan, apabila tidak bisa mendapatkan tenaga kerja dalam negeri baru dapat mengunakan TKA sampai batas atas, tidak boleh hanya karena hukum “Memalsukan kekurangan tenaga kerja, yang sebenarnya untuk menekan biaya modal”.
Berdasarkan informasi, kementerian keuangan dan kementerian tenaga kerja akan membahas masalah ini paling cepat pada bulan April mendatang untuk mempelajari apakah akan menaikkan batas atas dan menyusun peraturan terkait.
Pejabat kementerian ketenagakerjaan mengemukakan, sejak bulan Maret tahun lalu telah membuka cara dengan membayar biaya penyesuaian tenaga kerja, perusahaan/industri bisa mendapatkan ektra perbandingan jumlah TKA yang digunakan, yang berarti dapat menambah perbandingan TKAnya sebanyak 5%m, 10% atau 15% lagi dengan memberikan tambahan biaya penyesuaian tenaga kerja perbulannya sebanyak 3000, 5000 atau 7000 dollar Taiwan. jika dihitung berdasarkan gaji minimum sebesar 19.273 dollar Taiwan, mengunakan TKA lebih menguntungkan dibandingkan tenaga kerja domestik.
Meskipun demikian, pejabat kementerian ketenagakerjaan menyampaikan, industri yang mengunakan kebijakan penambahan extra TKA tidaklah terlalu besar, rata-rata berkisar 5%.
Berdasarkan kebijakan kementerian ketenagakerjaan, untuk gaji bagi tenaga kerja domestik yang sebesar 35 ribu saat ini hanya untuk pekerjaan berbahaya, kasar dan kotor, dimana industri yang memerlukan TK seperti ini bisa mengunakan 5 perbandingan dengan TKA, yaitu 10%, 15%、20%、25%、35%, sementara untuk industri perdagangan di wilayah pelabuhan atau pabrik serta pengusaha Taiwan yang kembali menanamkan modalnya di Taiwan bisa mengunakan perbandingan hingga paling tinggi 40%