History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Kerusakan TRA Pakar : Harus Melonggarkan Pemberian Denda

  • 01 March, 2014
  • Editor
Kerusakan TRA  Pakar : Harus Melonggarkan Pemberian Denda

Bertepatan dengan liburan panjang akhir pekan, tanggal 28 Februari kereta api Taiwan mengalami kerusakan yang merupakan kerusakan terberat selama 6 tahun terakhir ini, sehingga banyak penumpang yang terpaksa menunggu beberapa jam di stasiun-stasiun yang ada. Pakar dan ahli transportasi beranggapan, perusahaan kereta api Taiwan (TRA) sudah seharusnya memberikan pelonggaran peraturan denda, karena liburan panjang 28 Februari menjadi berantakan karena kejadian yang sudah jelas mempengaruhi jadwal liburan masyarakat, mungkin kerugian yang dialami masyarakat lebih besar dari yang diperkirakan, TRA dihimbau untuk menilik masalah ini dari sudut pandang masyarakat.

Wakil ketua jurusan manajemen transportasi, Universitas Fengjia, Lee Khe-chung menyampaikan, berdasarkan peraturan TRA, dalam 1 tahun tiket kereta yang mengalami keterlambatan lebih dari 45 menit bisa dikembalikan uangnya, tetapi masalahnya adalah gangguan yang menyebabkan keterlambatan kali ini membuat liburan panjang masyarakat berantakan, yang kerugian mungkin lebih besar dari yang diperkirakan, untuk itu pihak TRA harus memberikan pelonggaran peraturan dendanya.

Lee Khe-chung juga mengungkit, kerusakan TRA kali ini karena kabel listrik jalur kereta yang terputus sehingga mengalami keterlambatan, TRA harus melakukan perbaikan kabel listrik, pengecekan, pengaturan kecepatan dan harus menemukan sumber terjadinya kerusakan yang mengakibatkan terputusnya kabel listrik yang semuanya diluar kendali.

Wakil kepala jurusan manajemen transportasi Universita Chengta, Tzeng Yung-hsiang menyarankan, apabila mengalami kerusakan berat, peraturan denda yang diberikan harus diberi kelonggaran, dan bila TRA merasa yakin dengan system pelayanan yang disediakan, seharusnya bisa memperpendek waktu ganti rugi keterlambatan menjadi 30 menit.  

Tzeng Yung-hsiang beranggapan, kerusakan yang dialami TRA pada tanggal 28 Februari karena kemiringan dari kereta Taroko yang karena kemiringan ini menarik putus kabel listrik, hal ini sangatlah berbahaya, apalagi ada penambahan kereta semasa liburan panjang 28 Februari ini, dianjurkan pada TRA untuk melakukan pemeliharan yang lebin intensif lagi.

Yayasan Perencanaan Kereta Api Masyarakat menyampaikan, kurang memadainya mekanisme TRA sehingga menimbulkan penundaan panjang menyebabkan ketidakpuasan masyarakat, apabila TRA dapat menyediakan makanan dan minuman di saat penumpang menunggu pengaturan pengangkutan alternatif tentu ketidakpuasan penumpang lebih dapat ditekan, apalagi pada awal terjadinya kerusakan TRA segera mengumumkan pada penumpang, sehingga mereka mengetahui situasi yang ada.

Komentar

Terbarumore