History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Feng Ming-chu: Kyushu National Museum Akan Mengundang Ibu Negara Chow Mei-ching ke Jepang

  • 26 June, 2014
  • Editor
Feng Ming-chu: Kyushu National Museum Akan Mengundang Ibu Negara Chow Mei-ching ke Jepang
Ketua National Palace Museum Feng Ming-chu

   (Taiwan, ROC) – Ketua National Palace Museum atau NPM, Feng Ming-chu pada hari Kamis tanggal 26 Juni saat menerima wawancara oleh stasiun radio sempat mengatakan bahwa harta nasional yang disimpan oleh NPM dan kini tengah dipamerkan di Jepang, pada bulan Oktober mendatang akan beralih ke Kyushu National Museum atau KNM. Berkenaan dengan hal ini, pihak KNM juga berkeinginan untuk mengundang Ibu Negara Chow Mei-ching untuk berkunjung ke Jepang guna menghadiri pameran tersebut.

   Usai persengketaan perihal nama instansi yang dipergunakan dalam pameran, harta nasional yang disimpan oleh NPM akhirnya dapat dipamerkan di Tokyo National Museum atau TNM sejak tanggal 24 Juni yang lalu, yang mana pameran itu juga mendapat sambutan yang besar oleh masyarakat Jepang. Saat membahas kasus persengketaan yang terjadi, Feng Ming-chu mengaku bahwa dirinya merasa khawatir dan terjebak oleh permasalahan yang terjadi, namun persengketaan perihal nama akhirnya dapat terselesaikan juga.

   Seputar prakiraan masyarakat umum yang menyebutkan bahwa usai masalah perseketaan yang terjadi maka akan ada isu pertanggung jawaban kasus, Feng Ming-chu menegaskan bahwa pameran dapat berjalan dengan lancar merupakan sebuah hasil kerjasama pertukaran kebudayaan kedua negara, dan di mata professional museum yang ada, staf NPM juga seharusnya mendapatkan pujian. Jika harus terjadi pemecatan pejabat, maka dirinyalah yang seharusnya dipecat. Ia juga menjelaskan bahwa pekerjaan di NPM merupakan pekerjaan pertama yang Feng kerjakan usai lulus dari universitas, dan menyebutkan bahwa pekerjaan di NPM juga akan menjadi tugas terakhir bagi dirinya dalam memberikan pengabdian kepada negara.

Komentar

Terbarumore