(Taiwan-ROC) - Insititut Penelitian Ekonomi Yuanta Rabu ini (25) melansir laporan pertumbuhan ekonomi Taiwan untuk tahun 2014, didukung realisasi di kuartal 1 lebih baik dari angka prediksi sebelumnya maka institut ini merevisi keatas untuk 3 kuartal kebelakang. Menurut dugaan mereka Pertumbuhan Ekonomi (PDB) Taiwan dari yang semula 2,88% naik menjadi 3,18%, sedangkan untuk kuartal ke 2 hingga ke 4 adalah 2,9%, 3,3% dan 3,36%.
Dalam laporan tersebut disampaikan, lembaga prediksi internasional pada umumnya optimis dengan pertumbuhan ekonomi dunia tahun ini akan mendongkrak eksport Taiwan, didukung kebutuhan domestik yang menghangat sehingga perekonomian Taiwan meningkat moderat. Oleh sebab itu, dinilai ekonomi tahun ini akan lebih baik dari tahun lalu dan meninggalkan “partumbuhan anemia” (anemic growth)
Ketua institut Yuanta Liang Kuo-yuan (梁國源) mengutarakan : Saya sudah bisa tidak lagi menggunakan istilah pertumbuhan anemia, saya rasa sekarang lebih optimis dari pada yang dulu, jadi istilah “Stabil tapi berterumbu” yaitu ditengah kondisi stabil masih ada terumbu yang tersembunyi”
Ancaman yang tersembunyi antaralain pasar finansial dunia terlepas dari pertumbuhan ekonomi riil, pasar finansial begitu baik karena dampak positip dari bank sentral yang mengeluarkan kebijakan moneter yang sangat longgar dan bukan karena ekonomi riil. Selain itu, isu-isu politik menghangat terutama bentrokan di Irak, hal ini akan mempengaruhi harga minyak dunia. Sedangkan masalah Ukraina, Laut Tiongkok Selatan dan Laut Timur juga termasuk ancaman, katanya.
Selain itu, mengenai harga barang, lembaga ini memprediksi indikasi Harga Konsumen akan naik hingga 1,6%, hal ini disebabkan karena harga makanan dan eceran serta bahan bakar yang terus melambung.